LEAD.co.id | Puluhan elemen masyarakat yang tergabung dari Ikatan Kaum Intelektual Bekasi (IKIB) mendatangi Balai Kota DKI Jakarta, Senin (3/8/2020). Mereka membawa keranda mayat sebagai simbol Gubernur Anies Baswedan telah mati hati nuraninya.
Para pemuda tersebut melakukan aksi demonstrasi, menuntut Anies mencabut Pergub Reklamasi Nomor 237 Tahun 2020 tentang izin pelaksanaan perluasan kawasan Reklamasi Ancol. Reklamasi tersebut diyakini akan merusak mata pencaharian nelayan dari kawasan Bekasi utara tersebut, dan merusak lingkungan ekosistem laut dan darat.
“Padahal Anies awalnya berjanji tidak akan melanjutkan proyek reklamasi Teluk Jakarta, di janji-janji pada saat kampanye Pilgub DKI Jakarta lalu,” tegas Koordinator aksi, Ifan saat berorasi.
Pihaknya mangaku meski mereka dari kawasan Pantai Bekasi akan tetapi dampak dari Reklamasi Ancol tersebut terasa pada Ekosistem laut tersebut. pihak IKIB mendatangi Balai Kota DKI untuk menagih janji. Dalam kesempatan ini, mereka juga menyayangkan Anies Baswedan hanya manis saat janji-janji kampanye saja.
“Maka kami datang ke sini Balai Kota DKI, untuk menagih janji tersebut,” pungkasnya.

