BOGOR (Lead.co.id) – Musyawarah Cabang (Muscam) Pengurus Hotel dan Resort Indonesia (PHRI) Kabupaten Bogor ke IX menghasilkan Juju Djunaedi sebagai ketua terpilih dengan 79 Suara dari 108 suara.
Kegiatan tersebut digelar di Hotel Grand Prox, puncak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, pada Rabu (24/8/2022).
Dari 5 calon penjaringan Ketua PHRI yaitu, Dede 1 suara, Witoyo 4 suara, Sofyan 15 suara dan Juju Djunaedi 79 suara, sedangkan 1 calon abstain dalam penjaringan ketua PHRI.
Menurut ketua terpilih Juju Djunaedi, dengan terpilihnya sebagai ketua baru ini, sebuah tantangan bagi pengurus PHRI nanti untuk kedepannya.
“Dari hasil Muscab yang digelar ini, saya ucapkan terima kasih dan dinilai kegiatan muscab digelar secara demokrasi, dan kegiatan ini sukses dalam pemilihan ketua terpilih ini,” kata ketua terpilih, Djunaedi, kepada wartawan,
Untuk kedepannya, kata dia, di kepengurusan yang baru ini, dirinya akan mengakomodir semua anggota, dan akan terbuka di setiap kegiatan nanti.
” Program jangka pendek ini, nanti kami bersama kandidat calon ketua lainnya yang sudah bersaing sebelumnya, kami akan menyatukan sebuah program-program kepariwisataan di Kabupaten Bogor,” jelas dia.
Bagi hotel yang belum tergabung dengan PHRI, lanjut dia, dirinya akan mencoba untuk berkomunikasi dengan mereka, bahkan, bila perlu yang belum gabung, bisa menjadi anggota PHRI.
“Saya dan pengurus nanti, akan melakukan komunikasi dengan mereka, yang tadi belum gabung, bisa gabung dan menjadi anggota atau pengurus PHRI,” ujar dia.
“Atau nantinya yang akan membangun hotel, PHRI sendiri harus terlibat, karena PHRI, dan akan membantu perijinan, terutama pajak , dan PHRI harus terlibat ketika ada pembangunan hotel,” ucap dia.

