Musim Kemarau, Perumda Tirta Pakuan Diminta Salurkan Air Bersih bagi Warga Terdampak

oleh -90 views

BOGOR (Lead.co.id) – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, meminta Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor menyiapkan langkah antisipasi menghadapi dampak musim kemarau yang mulai dirasakan sejumlah warga di Kota Bogor.

Fenomena perubahan iklim yang dipengaruhi gejala El Nino dan La Nina menyebabkan beberapa wilayah mengalami penurunan ketersediaan air, terutama bagi warga yang masih mengandalkan sumber air dari sumur dan belum memiliki sambungan air bersih.

Dedie Rachim menginstruksikan Perumda Tirta Pakuan untuk menyiapkan langkah darurat dengan menyalurkan bantuan air bersih menggunakan armada tangki air kepada masyarakat yang terdampak kekeringan.

Baca :  Tingkatkan Tekanan Air, Perumda Tirta Pakuan Uji Coba Inline Pump

“Perumda Tirta Pakuan harus hadir membantu warga yang terdampak kekeringan dengan menyiapkan distribusi air bersih melalui tangki air,” ujar Dedie Rachim, pada Jumat (17/7/2026).

Selain penanganan jangka pendek, Dedie Rachim juga mengimbau masyarakat yang belum memiliki sambungan air bersih untuk mulai mendaftarkan pemasangan sambungan baru sebagai langkah antisipasi kebutuhan air bersih ke depan.

Di sisi lain, dampak musim kemarau juga mulai berpengaruh terhadap ketersediaan sumber air baku Perumda Tirta Pakuan. Debit Sungai Ciliwung dan Sungai Cisadane yang menjadi sumber air baku mengalami penurunan.

Baca :  Sinergi Tirta Pakuan dengan Pemkot Bogor: Layanan Sedot Tinja Terintegrasi dan Gratis

Dedie Rachim menekankan agar Perumda Tirta Pakuan terus melakukan upaya untuk menjaga ketersediaan dan pelayanan air bersih kepada masyarakat, termasuk memantau kondisi sumber air baku serta menyiapkan langkah mitigasi apabila terjadi gangguan pasokan akibat kondisi cuaca.

Sebagai informasi, saat ini jumlah pelanggan Perumda Tirta Pakuan sebanyak 197.638 SR sambungan atau 75,46 persen dari jumlah rumah tangga di Kota Bogor.