BOGOR (Lead.co.id) – Perumda Tirta Pakuan menyatakan akan menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak musim kemarau. Hal itu merespons perintah dari Wali Kota Bogor sebagai antisipasi dampak musim kemarau.
“Sesuai instruksi Walikota Bogor dan Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan, jajaran kami memberikan bantuan kepada masyarakat Kota Bogor yang terdampak musim kemarau,” ujar Direktur Operasional Perumda Tirta Pakuan, Dani Rakhmawan, pada Senin (20/7/2026).
Musim kemarau yang mulai berlangsung di Kota Bogor juga telah berdampak pada menurunnya debit sejumlah sumber air baku yang digunakan oleh Perumda Tirta Pakuan.
Kondisi tersebut membuat Perumda Tirta Pakuan meningkatkan pemantauan dan menyiapkan berbagai langkah antisipasi agar pelayanan kepada pelanggan tetap berjalan optimal.
Menurut Dani, perubahan musim selalu membawa tantangan berbeda dalam proses pengolahan air bersih. Saat musim hujan, volume air cenderung meningkat, namun tingkat kekeruhan juga lebih tinggi sehingga membutuhkan penyesuaian dalam proses pengolahan.
“Saat musim hujan, debit air meningkat, tetapi tingkat kekeruhan juga biasanya lebih tinggi sehingga proses pengolahan memerlukan penyesuaian,” ujar Dani.
Untuk itu dia juga mengajak masyarakat untuk menggunakan air secara hemat sebagai bentuk kepedulian terhadap ketersediaan air bersih selama musim kemarau.
“Mari gunakan air secara bijak kapan pun musimnya,” tambah Dani.
Selain menjaga pelayanan bagi pelanggan, Dani memastikan Perumda Tirta Pakuan siap menjalankan arahan Pemerintah Kota Bogor untuk membantu warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kekeringan.





