BOGOR (Lead.co.id) – Setelah hampir 3 tahun terhenti akibat Covid -19, akhirnya kegiatan Ngabring Bareng Ka Sakola (Ngabaso) Asyik kembali dilaksanakan oleh murid SDN Sukasari Kecamatan Bogor Timur.
Kegiatan Ngabaso itu sesuai dengan program Gubernur Jawa Barat (Jabar) yang dilaunching pada tahun 2018 untuk mengajak anak-anak berjalan kaki ke sekolah atau meminta orang tua mengantar anaknya di radius 100-200 meter dari gerbang sekolah.
“Banyak manfaat yang diperoleh oleh para murid selain mendisiplinkan siswa juga mereka bisa berbaur saling mengenal,” ungkap Kepala Sekolah SDN Sukasari, Gunawan, pada Senin (15/8/2022).
Dia mengatakan, kegiatan perdana Ngabaso ini tetap menerapkan prosedur protokol kesehatan ketat Covid-19. Setiap siswa diwajibkan memakai masker dan tetap menjaga jarak dengan dibantu para guru yang ditugaskan untuk menjemput para murid sesuai zona.
Adapun Titik kumpul kegiatan dibagi memjadi 4 zona yaitu zona Sukasari dan sekitar nya, zona Warung Bandrek dan sekitarnya, zona Gardu Tinggi dan sekitarnya serta zona Kuta Jaya dan sekitarnya.
“Para petugas ini selain melibatkan para guru juga dibantu oleh para orang tua murid agar berjalan aman dan lancar di zona yang sudah ditentukan oleh pihak sekolah,” terangnya.
Dan hal yang terpenting sambung Gunawan bahwa sebelum melaksanakan kegiatan Ngabaso ini terlebih dahulu berkoordinasi dengan Dinas pendidikan dan Dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (DP3A) Kota Bogor.
“Alhamdulillah kegiatan Ngabaso ini berjalan lancar dan aman, bahkan para orangtua murid menyambut baik kegiatan ini,” pungkasnya.





