Pasar Merdeka Siap Beroperasi, Kapasitas Tampung 450 Pedagang

oleh -43 views

BOGOR (Lead.co.id) – Progres pembangunan Pasar Merdeka telah mencapai 90 persen. Pasar tradisional dengan konsep Pasar Bersih itu segera beroperasi dengan kapasitas tampung sekitar 450 pedagang.

Hal itu diungkapkan oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim saat meninjau progres pembangunan Pasar Merdeka, di Kelurahan Kebon Kalapa, Kecamatan Bogor Tengah, pada Kamis (6/8/2026).

Menurut Dedie, pembangunan pasar rakyat di bawah naungan Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) itu menjadi bagian dari penataan kota yang diawali dari pembangunan Pasar Jambu Dua, Pasar Gembrong Sukasari, dan Pasar Merdeka.

Baca :  Sentra Kuliner Jambu Dua Majukan Pasar Tradisional Kota Bogor

Saat ini, kata dia, keberadaan pasar rakyat di Kota Bogor memiliki tren positif karena tidak hanya menyediakan pasar basah, tetapi juga sentra kuliner seperti Pasar Jambu Dua.

Sementara itu, penataan Pasar Merdeka juga menjadi bagian dari penataan wilayah Bogor Tengah dan Bogor Barat, mulai dari kawasan Jalan Semeru, Simpang Mawar, Jalan M.A. Salmun, Jalan Merdeka, hingga Jalan Perintis Kemerdekaan.

“Dalam waktu dekat para pedagang yang selama ini ada di penampungan sementara, pedagang kaki lima bisa masuk. Kapasitas tampung ada sekitar 450,” ucap Dedie.

Baca :  Perumda PPJ Registrasi Pedagang: Penyerahan Dokumen Perijinan KHPTB Pedagang Pasar TU

Saat ini, progres pembangunan Pasar Merdeka sudah mencapai 90 persen. Pasar itu akan diisi oleh kombinasi pasar basah, buah, sayur, daging, ikan yang dipadukan dengan pedagang onderdil dan loak.

Project Manager PT Firnie Alataz Malanihat, Martin Rustandi, mengatakan Pasar Merdeka memiliki fasilitas lantai dasar, lantai satu, lantai dua, serta rooftop.

Ia memastikan awal September mendatang area di Pasar Merdeka sudah bisa diisi oleh para pedagang.

“Setelah pedagang masuk, baru kita akan melaksanakan pekerjaan yang di luar bangunan. Karena terkait sekarang kan semua lahan ini dipakai untuk tempat pedagang sementara,” ucapnya.