Bogor (LEAD.co.id) – Sebanyak 200 Santri dan Santriwati Pesantren Bina Madani di Bakom Sari, Bogor Selatan, Kota Bogor telah menjalani Test Swab Antigen sebagai salah satu persyaratan setelah kembali dari mudik lebaran.
“Jadi sebelumnya mereka sudah membawa surat swab antigen, sebelum sampai ke Pondok Pesantren, dan sudah dilaporkan kepada pihak-pihak terkait,” kata Ketua Yayasan Pesantren Bina Madani, Dr Yusuf Hidayat, kepada Lead.co.id, pada Kamis (3/6/2021).
Menurutnya, sebelum dilaksanakannya kegiatan belajar mengajar (KBM), bagi siswa maupun santri. Pemerintah Kota Bogor, melakukan pengecekan ulang dengan swab antigen terhadap para santri.
“Mereka langsung diperiksa kembali oleh Dinas Kesehatan Kota Bogor, dengan di tes swab antigen kembali, salah satu program Pemerintah Kota Bogor, yang akan menggelar sekolah tatap muka yang akan dilaksanakan pada juli mendatang,” jelas dia.
Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, pihak Pondok Pesantren Bina Duta Madani mengaku telah mengikuti aturan untuk menekan penyebaran virus corona, dengan menjaga protokol kesehatan serta menjaga kebersihan pondok.
“Tetap untuk aturan penekanan kami laksanakan, seperti protokol kesehatan tetap dijaga, 5 M tetap dilaksanakan oleh pengurus maupun para santri,” pungkas dia.
Reporter: Jhonie Arya
Editor: Aru Prayogi

