Site icon LEAD.co.id

PBB Kota Bogor Minta DPP Konsisten Dengan Rekomendasi Muscab

dpc pbb, DPP, PBB, hasil muscab

Kader DPC PBB meminta DPP Konsisten dengan rekomendasi hasil Muscab

BOGOR (LEAD.co.id) – Kader Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Bogor mulai gerah dengan sikap DPP yang belum memutuskan ketua DPC PBB yang ditunjuk.

Diketahui, Musyawara cabang (Muscab) ke V PBB Kota Bogor ini sudah digelar pada Senin lalu (23/12/2019). Hasil Muscab terpilih tiga kader yaitu Gery Tri Ikanova, Bimo Haryono dan Jaaludin, yang telah diusulkan ke DPP PBB.

Atas hal itu, perwakilan Anak Cabang (PAC) dan 5 Badan Otonom Partai Bulan Bintang Kota Bogor, mendesak DPP untuk segera menetapkan Ketua DPC PBB hasil Muscab.

Khairul Anam, selaku perwakilan PAC mengungkap, DPP tidak segera memutuskan karena adanya calon yang tidak masuk rekomendasi hasil Muscab. Hal itu, lanjut dia, karena Calon tersebut tidak memenuhi aturan AD/ART.

Sesuai dengan AD/ART PBB, kewenangan Muscab yaitu merekomendasikan tiga orang calon ketua DPC. Dari tiga yang direkomendasikan, nantinya diputuskan satu orang untuk jadi Ketua DPC.

Khairul berharap DPP PBB segera mengambil keputusan sesuai AD ART. Karenanya, jika DPP memutuskan diluar rekomendasi Muscab dirinya tak segan untuk melakukan protes ke Markaz Besar PBB di Jakarta.

“Kalau DPP memutuskan Ketua DPC PBB Kota Bogor diluar keputusan Muscab, kami siap gerudug DPP, dan akan melepas atribut kepartaian,” ungkap Khairul kepada redaksi LEAD.co.id, Selasa (21/1/2020).

Kecurigaan pihak DPC PBB ini, adanya orang yang tidak rekomendasikan pada hasil Muscab namun ikut diwawancarai oleh DPP sebagai calon Ketua DPC.

Kepada LEAD.co.id, kader DPC PBB ini mengaku keberatan dengan sikap DPP PBB karena mengikutsertakan orang yang tidak direkomendasikan oelah Muscab,”

“DPP jelas telah melanggar aturan partai,” Cetus Khairul.

Lebih lanjut, pihaknya menegaskan bahwa, terdapat 6 PAC dan 5 Badan Otonom Partai tetap solid untuk mengawal hasil Muscab PBB Kota Bogor. “Ini bagian dari perjuangan kami sebagai kader partai,” tegasnya menutup pembicaran. (Red)

Exit mobile version