BOGOR (Lead.co.id) – Memasuki hari ke empat pada Sabtu (15/10), pencarian pelajar yang hanyut terbawa arus Curug Cikembar, Mmegamendung, Bogor, belum membuahkan hasil. Tim gabungan terus melakukan pencarian dengan membentuk empat tim.
Pelajar berinisial A itu hanyut terbawa arus, pada Rabu, 12 Oktober 2022. Peristiwa bermula saat sebanyak 105 orang pelajar dari SMP Al-Hikmah Depok sedang mengikuti kegiatan belajar lapangan di Curug Cikembar, Kabupaten Bogor.
Saat itu, hujan turun dengan intensitas cukup tinggi pada sore hari, para siswa masih di sekitaran Curug Cikembar yang alirannya cukup deras hingga menyeret 4 orang siswa terdiri dari 3 orang perempuan dan 1 laki-laki.
Tiga orang pelajar T, A dan R telah berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, sementara satu siswa lagi berinisial A masih dalam pencarian.
Kapolsek Megamendung, AKP Eddy Santosa mengatakan, saat ini Polisi bersama tim gabungan dari Unsur TNI, BPBD, Basarnas, PMI dan relawan terus melakukan pencarian terhadap pelajar SMP Al-Hikmah Depok tersebut.
“Pencarian kita terus perluas dengan membentuk beberapa Tim yang disebar di beberapa titik,” kata AKP Eddy dalam keterangannya, pada Minggu (16/10/2022).
TIM ke-1 melakukan pencarian mulai dari jembatan Hamka sampai pertemuan arus sungai Cimandala ke sungai Ciliwung, Tim ke-2 mulai dari Taman wisata matahari sampai jembatan Hamka.
Sedangkan Tim ke-3 melakukan pencarian mulai dari Dary Land sampai taman wisata Matahari, dan tim ke-4 mulai dari jembatan Haji Umar sampai Dary Land.
Pihaknya juga melakukan rafting pertama mulai dari jembatan Ciawi hingga jembatan Gadog, lalu dilanjut dari jembatan Gadog ke jembatan Katulampa, ditambah bantuan penyelam dari Kota Depok di Bakmi Golek dan Watu Gede.
Namun, hingga Sabtu pukul 16.30 WIB, pencarian belum membuahkan hasil. Pihaknya akan kembali melanjutkan pencarian pada hari Minggu besok.





