LEAD.co.id | Pemimpin Gereja Katolik sekaligus Kepala Negara Vatikan, Paus Fransiskus akan mengunjungi Negara berpenduduk Muslim terbesar, Indonesia, untuk melakukan dialog antar agama pada tahun ini.
Selain ke Indonesia, rencananya Pemimpin Vatikan ini akan melakukan kunjungan kepausan pertama ke Timor Leste yang mayoritas beragama Katolik, serta ke Papua Nugini pada bulan Sebtember, kata sumber diplomatik seperti dikutip Reuters.
Pemimpin Vatikan sebelumnya, Almarhum Paus Yohanes Paulus pernah mengunjungi Timor Timur dan Indonesia pada tahun 1989. Sesangkan Papua Nugini, negara berbatasan dengan Indonesia yang sebagian besar beragama Kristen pernah dikunjungi Paus Yohanes Paulus pada tahun 1984.
Sumber LEAD.co.id menyebutkan, pada bulan Januari 2020 lalu, pihak Indonesia sempat mengundang secara resmi pemimpin Gereja Katolik itu. Namun, Pihak Vatikan belum mengumumkan rencana perjalanannya.
Pemerintah Indonesia, ungkap Juru bicara Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman, telah mengundang Paus Fransiskus ke Indonesia melalui Dubes RI untuk Takhta Suci, Antonius Agus Sriyono.
“Duta besar di Vatikan sudah bertemu Kardinal Sekretaris Takhta Suci pada tanggal 28 Januari 2020, menyampaikan undangan Presiden kepada Paus Fransiskus untuk berkunjung ke Indonesia,” kata Fadjroel di Kompleks Istana Kepresidenan, pada Rabu 29 Januari 2020 lalu. (Red)

