Pemkot Bogor Cari Solusi Akses Masuk Pasar Jambu Dua

oleh -253 views

BOGOR (Lead.co.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus mencari solusi terbaik atas akses jalan masuk ke Pasar Jambu Dua yang lebih representatif. Dimana, pembangunan revitalisasi pasar sendiri terus digenjot hingga penyelesaian akhir.

Untuk itu, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengunjungi lokasi Pasar Jambu Dua untuk mengecek langsung perkembangan perihal akses keluar masuk pasar tersebut. Pihaknya ingin jika pasar rampung dibangun, maka akses jalannya pun memadai dan mencukupi.

“Terutama untuk masyarakat dan pedagang. Ini ada permasalahan akses lama, terutama yang dari Ceremai Ujung yang masuk ke area Plaza Jambu Dua. Dimana pengkajian oleh Dishub yang kemudian keluar Amdal Lalin mengakibatkan fungsi jalan tersebut hilang,” kata Dedie, pada Senin (29/1/2024).

Baca :  Waspada DBD, Pemkot Bogor Gelar Rakor GERTAK PSN

Berangkat dari hal itu, Pemkot dan Perumda Pasar Pakuan Jaya mencari alternatif lain agar masyarakat dan pedagang memiliki akses yang melewati jembatan lama di samping Plaza Jambu Dua.

Hal ini penting kata Dedie, melihat akan ada assesment di Jembatan Situ Duit yang ke depan harus direvitalisasi. Untuk itu jika akses lama ditutup dan Jembatan Situ Duit direvitalisasi, maka akan menutup total akses yang ada.

“Tentu gak ada alternatif jalan. Makanya harus berfikir 5 sampai 10 tahun ke depan. Apalagi kalau ada kebencanaan yang tidak kami harapkan. Makanya kami melihat, mengkaji beberapa alternatif tetap dipertahankan jembatan ini supaya bisa dilalui angkot, mengakomodir masyarakat ke pasar,” tuturnya.

Baca :  Mendadak Berubah, Pemkot Bogor Batasi Aktivitas Usaha hingga Jam 18:00

Dinas terkait, termasuk Perumda Pasar Pakuan Jaya, ditegaskan Dedie harus mampu berpikir komprehensif. Karena masih banyak faktor yang perlu diselesaikan, semisal pembebasan lahan, penurapan, maupun komunikasi dengan pemilik lahan.

Pengkajian yang dilakukan saat ini, diharapkan segera rampung. Ada beberapa titik yang harus dibongkar dan dibebaskan lahannya, termasuk pengecekan kepemilikan dan dokumen lahannya.