BOGOR (LEAD.co.id) – Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Bogor melaksanakan Pembekalan Kader Intelijen, di Pangrango 3, Jalan Pajajaran, Kecamatan Bogor Tengah, pada Senin (20/12/2021). Kegiatan ini untuk mewujudkan pemahaman intelijen dalam rangka penguatan ATHG.
Ketua FKDM Kota Bogor, Abdul Rachmat Saleh mengatakan, kegiatan ini merupakan langkah FKDM untuk meningkatkan sumber daya manusianya (SDM) sebagai lembaga yang memegang tanggungjawab sesuai amanah yang dikeluarkan oleh Kemendagri.
Menurut dia, kegiatan ini menyangkut pembekalan dalam mengelola informasi terkait ancaman, hambatan dan gangguan (ATHG) serta deteksi dini. Sehingga, diharapkan anggota FKDM bisa mengelola informasi yang valid, bukan yang masih simpang siur.
“Jadi kita tidak begitu saja menerima informasi yang notabene masih simpang siur di masyarakat, tapi justru tingkat akurasi data yang benar-benar valid dan bisa dipertanggung-jawabkan,” kata Rachmat.
Hadir dalam pembekalan ini diantaranya Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Pemkot Bogor Syahlan Rasyidi, Ketua FKDM Jabar Prof Cecep Darmawan, Kepala Kesbangpol Kota Bogor Dadang Sugiarta, dan Binda Kota Bogor, beserta kader Intelijen se-Kota Bogor.
Prof Cecep Darmawan menyampaikan poin pertama bahwa, FKDM adalah mitra yang strategis bagi pemerintah daerah. Karenanya, yang pertama butuh dorongan yang kuat dari pemerintah supaya pemberdayaannya jauh lebih optimal dan berfungsi.
“Point yang kedua supaya ini bisa berjalan dengan baik yaitu bagaimana cara dan upaya model penyelesaian konflik dengan cara penyuluhan wawasan kebangsaan. Karena FKDM adalah sebagai organisasi mandatori serta sebagai ujung tombak,” tambah Cecep.
Dia melanjutkan, point ketiga yang terpenting adalah, FKDM tentu tidak bisa sendirian dalam bekerja, tetapi harus bisa bersinergi dengan seluruh komponen bangsa dan menciptakan Kota Bogor yang kondusif, aman, tentram dan damai.
“Suka dan tidak suka, dia adalah agen preventif dari FKDM itu sendiri, dalam arti bukan saja pencegahan di tengah tetapi justru ada upaya pencegahan dari sejak awal,” papar Cecep.
Kepala Kesbangpol Kota Bogor Dadang Sugiarta mengatakan, pembekalan dari Kesbangpol dan FKDM ini endingnya adalah bagaimana bermitra dengan masyarakat guna mewujudkan rasa aman, nyaman serta kondusif di Kota Bogor.
“Dengan keberadaan FKDM yang memiliki unsur di setiap kecamatan, tentunya akan jauh mempermudah dalam pencarian data yang lebih akurat dan bisa dikolaborasikan dengan unsur dari Forkopimda,” pungkas Dadang.
Reporter: Sally Sumeke
Editor: Aru Prayogi

