Oleh: Dr. Drs. Sulaiman, M.Si
Sebelum kita bicara tentang pentingnya pembinaan karakter di lingkungan pendidik, ada baiknya pembahasan ini kita mulai dari prinsip Pendidikan itu sendiri, di mana disebutkan bahwa Tujuan Pendidikan Nasional adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya, yaitu insan yang beriman serta bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa serta berbudi pekerti luhur, mempunyai pengetahuan serta keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yg mantap serta berdikari serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan serta kebangsaan.
Tujuan pendidikan tersebut bukan hanya sekedar untuk dilafatkan saja, tapi itu wajib diupayakan untuk dicapai oleh seluruh penyelenggara pendidikan baik negeri maupun swasta dan juga Lembaga- Lembaga pesantren yang ada di seluruh wilayah Indonesia.
Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
Mencermati makna dari tujuan dan fungsi Pendidikan tersebut memberikan suatu harapan bahwa Lembaga Pendidikan bukan hanya membina anak didik saja tapi juga yang paling penting adalah bagaimana guru sebagai pendidik harus mampu memaknai kehendak tersebut. Atas dasar itulah maka para pendidik harus mendapatkan pembinaan Pendidikan karakter.
Pendidikan karakter adalah suatu usaha manusia secara sadar dan terencana untuk mendidik dan memberdayakan potensi guna membangun karakter pribadinya sehingga dapat menjadi individu yang bermanfaat bagi diri sendiri dan lingkungannya. Pendidikan karakter pada tingkat institusi mengarah pada pembentukan nilai-nilai yang melandasi perilaku, tradisi, kebiasaan keseharian, dan simbol-simbol yang dipraktikan oleh semua unsur yang terlibat di dalamnya. Pembinaan karakter adalah suatu sistem pendidikan yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai karakter tertentu kepada semua orang tanpa kecuali para pendidik itu sendiri.
Sikap dan perilaku masyarakat dan bangsa Indonesia sekarang cenderung mengabaikan nilai-nilai luhur yang sudah lama dijunjung tinggi dalam sikap dan perilaku sehari-hari, termasuk di lingkungan pendidik. Banyak para pendidik berprilaku tidak sesuai dengan nilai-nilai karakter mulia, seperti rasa tanggung jawab, kejujuran, kesantunan, keikhlasan dan religius.
Jadi kalaulah demikian kondisinya bagaimana para pendidik bisa membina peserta didik untuk menjadi orang-orang berkarakter. Pembinaan Pendidikan karakter tidak cukup hanya diceramahkan oleh pendidik kepada peserta didik, tapi yang paling penting bagaiman si pendidik dapat menunjukkan contoh-contoh dalam bentuk perbuata atau perilaku kesehariannya di lingkungan di mana dia melakukan prosen mendidik.
Jadi dapat disimpulkan bahwa kesuksesan seseorang tidak hanya ditentukan oleh pengetahuan dan kemampuan teknis (hard skills),tetapi juga oleh kemampuan mengelola diri dan orang lain (soft skill) secara baik, terkhusus untuk lingkungan pendidik yang merupakan suatu komunitas yang bertugas untuk membentuk calon manusia menjadi manusia yang sesungguhnya, tentu pendidik sendiri yang terlebih dahulu harus mempersiapkan diri secara baik, sehingga nilai-nilai karakter tersebut menjelma dalam dirinya kapanpun dan di manapun.

