JAKARTA (Lead.co.id) – Diketahui saat ini Palestina sedang tidak baik-baik saja. Pasalnya, Militer Israel terus melakukan serangan secara membabi buta ke jalur Gaza melalui udara.
Serangan udara yang dilakukan Israel terjadi sebagai respons terhadap serangan mendadak pada hari sabtu (7/10) oleh Hamas, yang menyebabkan lebih dari 1.200 orang tewas di Israel dan kebanyakan merupakan warga sipil.
Gaza kian mencekam, lantaran serangan terus dilakukan oleh Militer Israel. Israel mulai megerahkan pesawat tempur dan tank-tank baja yang dikirim di wilayah perbatasan timur. Warga gaza kini mengalami krisis pangan, listrik, dan air bersih. Dan sampai saat ini korban terus berjatuhan.
Israel tidak hanya menyerang pasukan hamas, tetapi juga menyerang objek vital mulai dari rumah sakit, pasar, dan sekolah – sekolah yang berada di Gaza.
Saya kira ini jalan menuju genosida, akan dikepung secara total sehingga tidak ada akses masuk ke jalur Gaza baik itu untuk makanan, air, yang ada hanya udara saja mereka bisa menghirup. Lambat laun ketika semua pasokan itu tidak ada sementara dari udara digempur, secara otomatis akan menimbulkan korban secara massif dan itu merupakan bagian dari genosida. Ungkap Yon Machmudi, Pakar Timur Tengah, dikutip saat wawancara tvOne.





