Site icon LEAD.co.id

Perkawinan Enerjologi Vs Longorjologi dalam Novel Ade Dame Dilukis Sugeng Santoso

Seni, Novel, Lukisan, Ade Dame, Sugeng Santoso

Sugeng Santoso. Pameran Lukisan hasil dari Pertunjukan dan Pagelaran Enerjologi 3 Novel Cerita Karya Ade Dame yang dilukis Sugeng Santoso

LEAD.co.id | Novel Menarik berjudul “Perkawinan Enerjologi Vs Longorjologi” yang ditulis oleh Ade Dame telah dilukis oleh Sugeng Santoso. Pameran Lukisan hasil dari Pertunjukan dan Pagelaran Enerjologi 3 Novel Cerita Karya Ade Dame ini akan digelar pada tanggal 11 Maret 2020, di Rumah Joglo “Toko Kramat”, Purwosari, Tangerang Selatan.

“Edisi 5 Faktor Keberuntungan yang ada dalam Pagelaran Pertunjukan Gelaran Getaran Perpaduan Energi Novel Ade Dame vs Energi Serapan Responsibilitas Maestro Pelukis Expresionisme Impresionisme Sugeng Santoso, yang menggunakan teknik jari jari tangan di atas kanvas dengan cat tube, cat air art fine painting,” ungkap Ade Dame kepada tim LEAD.co.id, Kamis (5/3/2020)

Dia menjelaskan, lima (5) Faktor Keberuntungan itu adalah aspek aspek satuan kehadiran hadiratNya dalam wujud EJA~wantah terjadinya Sejarah Peristiwa Kejadian dan Kisah terselenggarakannya acara Perkawinan Energi Energiologi Energi Bejo Logi.

Enerjologi dari Novel Novelita Ade Dame dalam Pertunjukkan Pembacaan Satu Persatu Sinopsis 3 Novel Ade Dame dihadapan Ruang Massa Waktu Maestro Sugeng Santoso. “Dan Inilah sesungguhnya PertunjukkanNya dari Ejawantah Enerjologi Maestro Sosok Bayangan Sugeng Santoso ke dalam Lukisan dari Pembacaan Satu Per Satu Sinopsis 3 Novel”, ungkap Ade Dame.

Dia mengatakan, dari pembacaan satu Sinopsis ke Sinopsis berikutnya, diKerjakan langsung dalam lukisan oleh Maestro Sugeng Santoso. Satu demi satu adegan diulangi dengan hikmat, cermat dan elegan.

“Inilah 3 Poros Utama Pertunjukkan ‘Seni Art Healing ~ Healing Art’ dan Seni Bidang Karya Sinkronitas 3 Bauran Energi Menjadi Satu Wujud Lukisan yang prosesnya bisa dipertunjukkan dan di dokumentasikan saat itu,” kata Ade.

Pada pertunjukan tersebut, penonton dan para tamu yang hadir membayar harga tiket sebesar Rp. 100.000, dan dikenai harga 100.000 untuk pertanyaan khusus kepada Ade Dame, Sugeng Santoso, Mbah Openi (bukan Opini) dan lainya.

Para peserta, kata Ade, diimbau membawa makanan dan minuman sendiri, seperti nonton sineplex di studio 21, selama durasi 3 jam. Hal ini mengingat satu karya lukisan rata rata di bawah 1 jam dengan proses pergantian narasi sinopsis dan pertunjukkan dari satu novel ke novel berikutnya sampai terjadinya 3 lukisan di kanvas drawing painting yang sudah tersedia apa adanya.

Reporter: Yudi Setiawan
Editor : Aru Prayogi

Exit mobile version