BOGOR (Lead.co.id) – Sebanyak enam Pondok Pesantren telah memperingati Hari Santri Nasional dengan tema “Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan”, di aula Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (22/20/2022).
“kami dari desa sangat mendukung dan merespon kegiatan yang dilaksanakan di Kecamatan Megamendung, dengan memperingati Hari Raya Santri Nasional,” kata Endang selaku Kepala Desa Pasir Angin kepada awak media.
Menurut dia, sebelum Indonesia merdeka para ulama sudah berjuang terlebih dahulu. Karena itu, pihaknya senang bisa berkumpul dalam kegiatan hari santri.
“Santri ini, terutama para ulama sudah berjuang sebelum Indonesia merdeka. Dengan adanya hari santri kami sangat terbantu bisa berkumpul dengan mereka,” ujar Endang.
Kedepannya, dia ingin kegiatan hari santri bisa lebih meriah dari tahun ini, apalagi bisa mengumpulkan kurang lebih 35 pondok pesantren yang ada di Kecamatan Megamendung.
“Ini sudah bagus, dan mudah-mudahan kegiatan bisa lebih meriah kembali di tahun depan,” kata Endang.
Camat Megamendung, Acep Sajidin mengatakan, hari santri tidak lepas dari Resolusi Jihad Nahdlatul Ulama (NU) yang dicetuskan oleh Hadratus Syekh KH Hasyim Asy’ari. Resolusi Jihad tersebut ditandatangani pada 22 Oktober 1945.
“Muspika Kecamatan dan kepala Desa sangat mengapresiasi hari santri nasional ini. Peran santri salah satunya memperjuangkan dan menjaga keutuhan Negara Republik Indonesia,” tandas dia.





