Petani Milenial Bali Berhasil bina Kelompok

0

LEAD.co.id | Para Petani dan Nelayan berbakat yang tergabung dalam Kelompok Tani Nelayan ( KTNA ) Kabupaten Karangasem, Bali, sukses mendirikan Lembaga Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Adi guna Harapan.

Atas keberhasilannya, I Wayan Pica selaku Pengelola P4S Adi Guna Harapan, mengaku berterimakasih kepada pihak pihak yang turut mensukseskan berdirinya P4S Adi Guna Harapan. “Saya mengucapkan terimakasih atas tuntunan dan pembinaan dari Pemerintah Kabupaten Karangasem melalui intansi teknis Dinas Pertanian Kabupaten Karangasem,” ungkapnya kepada Redaksi LEAD.coid, Sabtu (2/2/2019).

Untuk diketahui, P4S merupakan program binaan Pusat Pelatihan Pertanian (Puslatan) Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan) yang bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM). “P4S merupakan mitra kerja pemerintah yang memiliki fungsi pemberdayaan Petani dengan menyebarkan dan menyampaikan informasi teknologi yang berorientasi agribisnis kepada Petani dàn pelaku usaha Pertànian di Perdesaan,” terang Kepala Pusat Pelatihan Pertanian BPPSDMP Kementan, Ir. Bustanul Arifin Caya MDM.

Ir. Bustanul menghimbau, P4S perlu mengembangkan pelatihan dan permagangan supaya lebih memberikan manfaat kepada pelaku utama, pelaku usaha dan masyaràkat lainnya. Karenanya, metode magang dan praktek lapang dalam proses berlatih sangat bagus dikembangkan untuk mempercepat transfer teknologi praktis tepat guna.

Baca :  Pusat Pelatihan Petani Milenial Ekspor Beras Organik ke Swiss

Menurutnya, daya kreatifitas dan obyektifitas seorang fasilitator dalam menyampaikan setiap materi kepada peserta yang berlatih di P4S akan lebih menentukan keberhasilan peserta untuk mempraktekkan setelah pasca pelatihan dan kembali ke tempatnya masing masing. “Karena, dengan mencontoh keberhasilan seseorang maka akan lebih cepat diterima,” lanjut Ir. Bustanul.

Sementara itu diungkapkan Wayan, P4S yang di beri nama Adi Guna Harapan didirikan pada tanggal 7 Agustus 2015, bertempat di Br. Perangsari, Desa Duda Utara, kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, Bali. Adapun menjadi tujuannya P4S ini yaitu, terwujudnya penumbuhan dan pengembagan P4S di Kabupaten Karangasem, berkembangnya penyelengaraan pelatihan bagi pelaku usaha dan masyarakat tani lainnya, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bagi petani dan pelaku usaha, meningkatkan jejaring usaha diantara pengelola P4S, serta tumbuhnya kelompok petani yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi pengelola P4S.

Baca :  Komunitas Pemuda Al Fath Buka Puasa Bersama Puluhan Napi Lapas Tabanan

Wayan mengaku sebagai fasilitator yang awalnya hanya berbekal pengalaman dari usaha yang diikuti, khususnya bidang pengolahan hasil pertanian. Seiring dengan perkembangan P4S ini, dirinya telah mengikuti berbagai kegiatan KTNA baik di tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional.

Wayan diketahui pernah aktif mengikuti kegitan Peda sebanyak 6 kali, kegiatan Penas 2 kali, dan pernah menjadi sekretaris Asosiasi ASPEKHORTI Bali. Sedangkan pelatihan yang pernah diikuti yaitu, menejemen wirauasaha pertanian, pengolahan hasil pertanian, penyuluhan tentang HAMDAL pertanian, serta diklat kelayaan usaha di bidang pertanian. Selain itui, dirinya juga pernah mengikuti pelatihan dan magang di luar daerah, yaitu di UD Sokress Kabupaten Malang, Pia 99 di batu Malang, P4S Cemara Sari Kota Blitar.

P4S Adi guna Harapan yang dikelol Wayan mempunyai beberapa kelompok bianaan, diantaranya yaitu KWT Putri Mandiri, KWT Buana Merta, KWT Werdi Sejahtra, KWT Giri Winangun, Poktan Dukuh Lestari, Poktan Dukuh Lestari, dan Poktan Rumpin. Bahkan, di P4S ini telah banyak kunjungan untuk melihat dan memplajari pengolahan hasil pertanian yang digeluti sejak awal, baik dari Petani, Kelompok Tani, Siswa, Mahasiswa, bahkan dari Dinas Pertanian Kabupaten, Provinsi, Kementan, Kemenristek, Bupati Karangasem, serta Ibu Gubernur Bali.

Baca :  GMKI Laksanakan Konferensi Pertanian Mahasiswa di IPB

Untuk diketahui, didalam P4S Adi Guna Harapan tergabung 2 kelompok tani yaitu Kelompok Tani Adi Guna Harapan yang diketuai I Wayan Pica dengan anggota 17 orang dan kelompok Wanita Tani Putri Mandiri diketuai Ni Wayan Murdani yang memiliki 22 anggota.

Penghargaan yang pernah diperoleh I Wayan Pica yaitu, Adikharya Pangan Nusantara kategori Pelaku Pembangunan Ketahanan Pangan tahun tahun 2014, anugrah Produk Pertanian Berdaya Saing kategori Produk berdaya saing unggul tahun 2014, Sidakharya Nugraha kategori Usaha Kecil Pringkat I tahun 2014, dan Silpakara Nugraha kategori Ketahanan Pangan dan Agrowisata tahun 2012.

Wayan mengaku bahwa, apa yang paparkan masih belum sempurna. Oleh karenanya, dirinya berharap kepada semua pihak agar memberikan saran, usul dan kritikan untuk penyempurnaan P4S Adi Guna Harapan. Hal itu menurutnya, agar P4S yang dikelolanya dapat menjadi lebih baik sesui dengan tujuan dan sasaran. (MSA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here