Petisi, Kopma GPII Tolak Konser Djakarta Warehouse Project

182
0

LEAD.co.id | Pengurus Pusat Korps Mahasiswa Gerakan Pemuda Islam Indonesia (PP Kopma GPII) melaksanakan aksi penandatanganan petisi penolakan konser Djakarta Warehouse Project (DWP) di Car Free Day, Jakarta, Minggu (8/12/2019).

Dalam keterangannya Ketua Umum PP Kopma GPII, M. Husni Hasan yang menganggap bahwa konser tersebut akan merusak generasi muda indonesia khususnya yang ada di jakarta.

“Petisi penolakan konser DWP ini sebagai keberlanjutan aksi penolakan kami terhadap acara tersebut karena konser DWP akan merusak generasi muda indonesia khususnya yang di jakarta,” ungkapnya.

Aksi ini dilakukan untuk meminta dukungan masyarakat Jakarta agar DWP dihentikan, melalui pembubuhan tanda tangan petisi. Kemudian menyerahkannya kepada pihak terkait, terutama PT Ismaya Group.

Baca :  Kopma GPII Bogor Desak Bupati Tidak Keluarkan Ijin Burgerking

“Di acara CFD ini kami meminta dukungan moril dari masyarakat Jakarta, dengan meminta mereka menandatangani petisi yang kami ajukan. Petisi ini selanjutnya akan kami serahkan kepada pihak terkait, terutama pihak penyelenggara PT Ismaya Group”, sambungnya.

Jika DWP 2019 tetap terlaksana maka kami PP KORPMA GPII patut menduga bahwa Gubernur DKI Jakarta & Kapolda Metro Jaya melegalkan acara konser terindikasi penuh dengan kemaksiatan.

“Kami patut menduga bahwasanya, jika DWP 2019 tetap terlaksana. Hal ini berarti Gubernur DKI Jakarta & Kapolda Metro Jaya melegalkan acara konser terindikasi penuh dengan kemaksiatan.

Baca :  Suarakan Persatuan Pasca Pemilu, Kopma GPII Gelar Diksusi Publik

M. Husni Hasan pun menyebut bahwa selama Pemda DKI dan Polda Metro Jaya tidak membatalkan perizinan konser tersebut, maka PP Kopma GPII akan selalu melancarkan aksi protes sebagai bagian dari kepedulian Kopma GPII terhadap generasi muda indonesia.

“Kami tetap akan menolak konser tersebut karena didalamnya ada dugaan aktivitas peredaran narkoba, minuman keras dan bahkan dapat terjadi perzinaan atau sex bebas yang notabenenya sangat bertentangan dengan norma kehidupan kita dan dapat merusak generasi muda,” tegasnya.

Dia pun berharap agar Pemda DKI dan Polda Metro Jaya dapat merealisasikan aspirasi dari PP Kopma GPII dan mencabut sepenuhnya izin pelaksanaan konser DWP tersebut.

Baca :  Korpma GPII : Idham Azis Sosok yang Tepat Pimpin Polri

“Yang kita tuntut adalah pencabutan izin konser DWP dan saya selaku Ketua Umum berharap Pemda DKI dan Polda Metro Jaya mendengar dan melaksanakan aspirasi kami,” tuntutnya.
PP Kopma GPII akan terus melakukan aksi penolakan, jika tuntutan mereka tidak diindahkan oleh pihak Pemda DKI dan Polda Metro Jaya.

“Tuntutan kami ini serius, kalo seandainya tuntutan kami tidak diindahkan oleh Pemda DKI dan Polda Metro Jaya, maka kami akan melakukan aksi penolakan, bahkan saat hari H pelaksanaan acara sekalipun”, pungkasnya. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here