BOGOR (Lead.co.id) – Memasuki dunia perguruan tinggi bukan sekadar berpindah dari bangku sekolah ke ruang kuliah.Bagi mahasiswa baru, fase tersebut juga menjadi awal untuk mengenali potensi diri, membangun karakter, memahami lingkungan akademik, dan mempersiapkan kompetensi menghadapi perubahan yang semakin cepat.
Semangatku tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Nusa Bangsa (UNB) Tahun Akademik 2026/2027.
Sebanyak 193 mahasiswa baru dari empat fakultas mengikuti rangkaian PKKMB yang mengusung tema “ Nextgen Talent ” Kompeten, Adaptif, Inovatif, dan Berdaya Saing Global.” Empat fakultas tersebut adalah Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Agroteknopreneur dan Agraria, Fakultas Sains dan Teknologi, serta Fakultas Kehutanan dan Lingkungan.
Tema Nextgen Talent tidak sekadar menjadi slogan kegiatan. Di dalamnya terdapat lima gagasan utama yang menjadi arah pengembangan mahasiswa Nurture Competence menekankan pembangunan kompetensi, Explore Potential mengajak mahasiswa mengenali potensi diri, eXperience dan Excellence menekankan pengalaman dan keunggulan, sedangkan Transform dan Thrive mengarah pada kemampuan beradaptasi dan berkembang.
Adapun Generation of Global Talents menggambarkan harapan lahirnya generasi talenta berkarakter yang mampu bersaing secara global.
Tidak Sekadar Mengenal Kampus
ROm kalo ada yang ingin memberikan sesuatu untuk kita jangan melihat tempatnya tapi kebaikan untuk kita.
Rangkaian PKKMB diawali dengan upacara penyambutan mahasiswa baru dan pembukaan kegiatan. Prosesi tersebut diisi dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Universitas Nusa Bangsa, laporan Ketua Panitia PKKMB, serta sambutan Rektor UNB Prof. Dr. Budi Mulyanto, M.Sc. membuka kegiatan PKKMB secara resmi. Penyematan tanda pengenal dan pelepasan burung secara simbolis menjadi penanda dimulainya rangkaian orientasi mahasiswa baru.
Setelah prosesi pembukaan, mahasiswa diperkenalkan dengan identitas kampus melalui penampilan Tari Jaipong dari Seniora dan selayang pandang Universitas Nusa Bangsa.
Namun, pengenalan kampus tidak berhenti pada sejarah maupun profil institusi.
Mahasiswa juga diarahkan untuk mengenali dirinya sendiri Melalui materi “Discover Your Edge: Becoming a Future-Ready Global Talent”, mahasiswa diajak memahami potensi, karakter, dan kekuatan diri sebagai fondasi untuk mengembangkan kompetensi, growth mindset, serta kesiapan menghadapi lingkungan yang dinamis.
Materi tersebut disampaikan oleh Dr. Husen Sutisna, S.P., M.Si. dari ABCo Sugesti Motivatindo.jMemahami Kehidupan Akademik Menjadi mahasiswa juga berarti memahami sistem akademik dan berbagai layanan yang tersedia di perguruan tinggi.
Karena itu, PKKMB UNB menghadirkan tiga Wakil Rektor untuk memberikan pembekalan mengenai kegiatan akademik, layanan kemahasiswaan, sarana dan prasarana, serta administrasi keuangan mahasiswa.
Materi tersebut disampaikan Wakil Rektor I Prof. Dr. Ucu Cahyana, M.Si., Wakil Rektor II Dr. Sunraizal, S.E., M.M., CFrA., CFE., CGCAE., QRGP, dan Wakil Rektor III Dr. Karmanah, S.P., M.Si.
Mahasiswa kemudian diajak melihat kehidupan kampus dari sisi yang lebih dekat melalui talkshow “Jadi Mahasiswa di UNB Itu Gimana, Sih?”
Dalam sesi tersebut, mahasiswa memperoleh informasi mengenai motto kampus, etika kehidupan kampus, kegiatan mahasiswa, hingga prestasi yang telah diraih mahasiswa UNB.
Pengenalan dilanjutkan dengan memperkenalkan empat fakultas yang menjadi bagian dari UNB.
Sesi tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengenal lingkungan akademik dan bidang keilmuan di fakultas masing-masing.
Karakter, Kesehatan Mental, hingga AI
Pada hari berikutnya, mahasiswa mengikuti Morning Energizer sebelum memasuki materi “Build Your Nation Character, Discipline, and National Identity.”
Materi tersebut mengangkat kehidupan berbangsa dan bernegara, jati diri bangsa, kesadaran bela negara, pembinaan fisik, Peraturan Baris-Berbaris (PBB), dan kemandirian.
Aspek karakter mahasiswa juga dikaitkan dengan terciptanya lingkungan kampus yang aman dan sehat. Melalui materi Mental Health, Anti-Bullying, Kekerasan dan Perundungan, mahasiswa mendapatkan pembekalan mengenai kesehatan mental serta pencegahan perundungan dan kekerasan.
Pada sesi yang sama, mahasiswa juga memperoleh sosialisasi mengenai Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) UNB.
Di sisi lain, perkembangan teknologi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan mahasiswa saat ini.
Hal tersebut tercermin dalam materi “Digital Life, Social Media and AI Use in College Life” yang disampaikan
Dr. Yaniasih, S.T.P., M.P. dari BRIN.
Mahasiswa dibekali pemahaman mengenai pemanfaatan teknologi digital, media sosial, dan kecerdasan artifisial secara bijak, etis, produktif, dan bertanggung jawab. Pemanfaatan teknologi diarahkan untuk mendukung proses pembelajaran sekaligus pengembangan kompetensi mahasiswa.
Membuka Ruang untuk Berorganisasi
Kehidupan perguruan tinggi tidak hanya berlangsung di ruang kelas.
Mahasiswa juga memiliki ruang untuk mengembangkan pengalaman melalui organisasi dan kegiatan kemahasiswaan.
Dalam PKKMB, mahasiswa baru diperkenalkan dengan berbagai organisasi mahasiswa dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).
Organisasi yang diperkenalkan antara lain BEM KM, BEM Fakultas Kehutanan dan Lingkungan, BEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis, BEM Fakultas Sains dan Teknologi, serta BEM Fakultas Agroteknopreneur dan Agraria.
Mahasiswa juga diperkenalkan dengan UKM IKLIM, SENIORA, PMK, KMPH, dan MAPAR.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup melalui closing ceremony yang diisi dengan sambutan Rektor, simbolis pemakaian jaket almamater oleh Rektor atau perwakilan, dan penutupan secara resmi.
Pada akhirnya, PKKMB UNB 2026/2027 menempatkan mahasiswa baru bukan hanya sebagai peserta orientasi, tetapi sebagai bagian dari generasi yang dipersiapkan untuk menghadapi kehidupan akademik dan perubahan lingkungan yang terus berkembang.
Melalui semangat NEXTGEN TALENT, perjalanan mahasiswa baru UNB dimulai dari mengenali potensi diri, membangun kompetensi dan karakter, memperoleh pengalaman, hingga belajar beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tantangan global.

