PMII IUQI dan Laa Roiba Peduli Bencana Gempa Bumi Cianjur

oleh -347 views

BOGOR (lead.co.id) – PK Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Institut Ummul Quro al-Islami (IUQI) dan PMII IAIN Laa Roiba telah melaksanakan kegiatan peduli korban Gempa Cianjur, di Kampung Panyawean, Desa Ciherang, Kabupaten Cianjur, pada Sabtu (10/12/2022).

Mahmud selaku ketua RT setempat mengatakan, warga yang diungsikan sebanyak 19 KK di posko 3, 20 hari. Posko didirikan dari setelah terjadi bencana Kampung Tunggilis.

Sebanyak 9 orang korban dan sebagian blom di temukan. Sebanyak 182 getaran gempa besar dan kecil di 17 desa, 9 desa yang terdampak dan terparah diantaranya Desa Cugeneng dan Desa Ciherang.

Baca :  Dandim Cianjur Tinjau Pengaspalan Jalan Kampung Citangsi

Mata pencaharian masyarakat desa ciherang mayoritas petani, pedagang dan pekerja pabrik. Sementara aktivitas sekolah diliburkan dan dilakukan dengan sekolah darurat oleh kemensos, relawan Dll. Adapun untuk masyarakat yang kerja pabrik di aktifkan kembali setelah beberapa hari pasca bencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur.

Ketua PK PMII IUQI Bogor yaitu M. Iqbal yang sering di sapa (Ibeng), ia mengatakan, “kepedulian terhadap sesama merupakan hal yang harus selalu ditumbuhkan, sebab sebagai mahasiswa yang memiliki tanggung jawab yaitu pengabdian kepada masyarakat maka saat seperti inilah mahasiswa dalam hal PMII (Pergerakan mahasiswa islam indonesia) ini berperan dan ikut berempati terhadap saudara kita yang sedang mengalami bencana gempa bumi Cianjur. Semoga dengan kepedulian kita ini menjadi nilai ibadah dan kebaikan.”

Baca :  Kongres PMII ke XX, Jokowi: Beradaptasi atau Tergilas Perubahan

Sementara itu.
Ketua PK PMII IAIN Laroiba Abdul Jabar.
mengatakan untuk penyaluran bantuan logistik bagi warga yang terdampak bencana gempa bumi.
“Mudah-mudahan bisa meringankan beban saudara kita yang terdampak,
Berharap bantuan bermanfaat dan berkah yang memang sangat dibutuhkan,” katanya.

“Sementara itu, untuk bantuan logistik tersebut diantaranya 5 karung beras, 1 dus sarden, 1 kas telur ayam, 5 dus mie instan, 5 dus bihun, 5 dus air mineral, 10 buah selimut, 5 buah karpet plastik, 1 paket susu dan makanan bayi, dan peralatan mandi”. Ungkap sahabat Abdul Jabar.

Kontributor : Yusup, Aulia, Halim dan Budi