BOGOR (LEAD.co.id) – Polsek Cileungsi melakukan penyelidikan terhadap EH (49) warga Cluster Vancouver Kota wisata Desa Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi yang diduga melakukan bunuh diri dengan cara melompat ke dalam sungai Cileungsi, pada Sabtu, 23 Oktober 2021 lalu.
Menurut Kapolsek Cileungsi, Kompol Andri Alam Wijaya, berdasar hasil penyelidikan dan keterangan para saksi, diketahui sebelum kejadian korban sempat membangunkan suaminya yaitu Andrie Palilingan yang sedang tidur di luar kamar yang kemudian secara tiba-tiba minta untuk dipeluk.
Beberapa saat kemudian, suami korban kembali ke kamarnya untuk melihat sang istri namun tidak ada. Mengetahui hal itu, suami korban mencoba mencarinya di seluruh area rumah namun tidak ditemukan.
Sementara itu, petugas keamanan perumahan yaitu Haidir mengaku sempat melihat korban EH hendak ke mana, Sabtu (23/10) sekitar pukul 04.45 WIB dan dijawab olah korban “mau cari angin”. Namun Haidir curiga saat melihat korban EH yang berjalan ke arah jembatan.
Kemudian, Haidir mencoba mengikuti dari belakang namun secara tiba-tiba EH melompat dari Jembatan ke dalam Sungai Cileungsi yang tak lama kemudian terdengar suara tangisan dari arah sungai. Haidir mencoba melihatnya dengan senter namun tidak terlihat.
Polsek Cileungsi bersama TIM SAR gabungan yang melakukan pencarian terhadap Korban EH, sejak hari Sabtu pun baru menemukannya pada hari kedua dengan kondisi tak bernyawa.
“Atas diketemukannya korban, Polsek Cileungsi pun langsung membawanya ke RS Polri Kramatjati untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tutup Kompol Andri Alam Wijaya.
Reporter: Nina Karningsih
Editor: Aru Prayogi
Sumber: Humas Polres Bogor

