BOGOR (lead.co.id) – Pondok Pesantren Tanfidzul Qur’an (PPTQ) Manba’ul Furqon sudah berdiri sejak tahun 1988 yang di pimpin oleh K.H Rifa’i Yasin, merupakan pondok Tahfidz Al-Qur’an pertama di daerah Leuwiliang. Setelah beberapa kali pergantian pengasuh, akhirnya pada tahun 1990 PPTQ Manba’ul Furqon diasuh oleh K.H Abdullah Ma’shum Al-Hafizd hingga sekarang. Pondok ini terletak di Kp. Bojong Abuya, Desa Karehkel, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor.
Kyai pengasuh menyatakan bahwa setiap tahun mengadakan program wisuda bagi santrinya yang sudah berhasil menghafal Al-Qur’an 30 juz. Pondok ini sudah berdiri 34 tahun dan banyak mencetak ratusan penghafal Al-Qur’an. Diantara para alumni yang sudah menyelesaikan hafalannya, ada beberapa yang mendirikan pondok di daerahnya masing-masing. Bahkan ada juga alumni yang diminta untuk mengajar dan menjadi imam Masjid di Luar Negeri.
Sekitar tahun 2015, PPTQ Manba’ul Furqon membuka pendaftaran untuk santri Putri karena sebelumnya pondok ini hanya dikhususkan untuk santri Putra saja.
“Pondok ini sudah banyak mencetak santriawan dan santriwati yang hafal Al-Qur’an, disamping itu santri-santri dan para alumni menyebar ke seluruh Nusantara hingga Mancanegara (Thailand, Malaysia dan Afrika) dengan berbagai latar belakang profesi. Selain jadi pendiri pondok pesantren, Pegawai Negeri Sipil di Kementerian Agama, dosen, guru, imam masjid hingga jadi pengusaha dan saya selalu mendo’akan alumni dan santri untuk selalu menjaga hafalannya,” imbuh K.H Abdullah Ma’shum Al-Hafizd.
Di tahun ini PPTQ Manba’ul Furqon sudah mewisuda 23 santriwan dan santriwati dari berbagai tingkat hafalan mulai dari 5 juz, 10 juz, 20 juz, hingga 30 juz pada acara wisuda yang ke-XXV Putra dan Wisuda ke-III Putri.
Sementara salah satu alumni Tahfizul Qur’an Manbaul Furqon, Said Muhyiddin sulung Agil Al-Hafidz berharap, “mudah-mudahan PPTQ Manba’ul Furqon selalu bisa lebih banyak lagi mencetak kader-kader penghafal Al-Qur’an yang bermanfaat dimana saja serta menjadi mulia bersama Al-Qur’an penyebar cahaya dalam menjaga hafalan Al-Qur’an dan mengajarkannya, sebagaimana Rasulullah pernah menyampaikan bahwa sebaik-baik kalian ialah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya”, ungkapnya.
“untuk adik-adik santri Manba’ul Furqon, mudah-mudahan tahun depan bisa menyusul (wisuda) dan hafal 30 juz, tetap semangat, kuatkan keikhlasan, sabar dan istiqomah”, sambungnya.
Kontributor : Halim, Aulia, Yusup dan Budi





