Site icon LEAD.co.id

Presma Tazkia Tolak Keputusan Mubes BEM Se Bogor

Presma, Tazkia, Mubes, BEM SeBogor

Aliansi BEM Se Bogor saat melakukan demonstrasi menolak Omnibus Law beberapa waktu lalu.

LEAD.co.id | Presiden Mahasiswa (Presma) Tazkia menyatakan menolak keputusan Musyawarah Besar (Mubes) BEM Se Bogor periode 2019-2020. Pasalnya, Mubes diputuskan secara sepihak tanpa melibatkan sejumlah delegasi dan salah satu pimpinan sidang.

Presma Tazkia, Muhamad Solehudin mengatakan, keberlangsungan Mubes BEM Se-Bogor adalah landasan perjuangan, namun telah dicederai dengan sikap yang tidak dapat dibenarkan.

Menurutnya, pada musyawarah ke 3 di KNPI Kabupaten Bogor, banyak argumentasi dan konstelasi politik mahasiswa dalam musyawarah tersebut. Dirinya juga mengaku kecewa karena ada beberapa oknum yang ingin menghancurkan forum yang terpaksa sidang tidak bisa dilanjutkan.

“Saya kecewa dengan sikap di luar kendali yang seharusnya tidak terjadi, dalam maupun luar forum Musyawarah Besar BEM Se-Bogor karena tidak melibatkan dan tidak mengikutsertakan banyak anggota lain BEM Se-Bogor,” ungkapnya kepada redaksi LEAD.co.id, Selasa (3/11/2020).

Atas hal itu, Presma Tazkia menyatakan menolak keras kepada siapapun yang mengatasnamakan diri sebagai Koordinator BEM Se-Bogor periode 2020-2021 di atas seluruh kepentingan atau kegiatan yang ada, karena tidak sesuai dengan alur forum yang disepakati dalam Mubes pertama di Polbangtan.

“Menyatakan menolak keras kepada siapapun yang mengatasnamakan diri sebagai Koordinator BEM Se-Bogor periode 2020-2021,” tegas Muhamad Solehudin.

Reporter: Sally Sumeke
Editor: Aru Prayogi

Exit mobile version