Site icon LEAD.co.id

Puluhan Mahasiswa Ikuti LK 1 Akbar HMI Kota Bogor

BOGOR (Lead.co.id) – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Bogor kembali menggelar Latihan Kader I (LK 1) Akbar sebagai bagian dari proses perkaderan mahasiswa. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 2–4 Oktober 2026 itu dilaksanakan di Aula Sadikin Sumintawikarta, Cimanggu, Kota Bogor.

LK 1 Akbar diikuti puluhan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Kota Bogor. Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengenal lebih jauh nilai-nilai keislaman, keorganisasian, kepemimpinan, sekaligus memahami posisi mahasiswa dalam kehidupan sosial dan kebangsaan.

Pelaksanaan LK 1 Akbar juga menjadi bagian dari tradisi kaderisasi HMI Cabang Kota Bogor setiap menyambut tahun ajaran baru. Melalui proses tersebut, mahasiswa tidak hanya diarahkan untuk berkembang dalam bidang akademik, tetapi juga dibentuk agar memiliki kemampuan berpikir kritis, karakter kepemimpinan, serta kepedulian terhadap persoalan masyarakat.

Selama tiga hari, peserta mendapatkan berbagai materi dan mengikuti diskusi yang menjadi bagian penting dalam proses perkaderan HMI. Lima materi wajib yang diberikan meliputi Sejarah Perjuangan HMI, Konstitusi HMI, Nilai-Nilai Dasar Perjuangan (NDP), Mission HMI, serta Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi (KMO).

Kelima materi tersebut menjadi dasar bagi peserta untuk memahami perjalanan HMI, nilai dan arah perjuangan organisasi, sekaligus membangun kemampuan kepemimpinan serta pengelolaan organisasi.

Ketua Pelaksana LK 1 Akbar, Rio, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik berkat kerja sama panitia, pemateri, pengurus, serta seluruh peserta.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian LK 1 Akbar selama tiga hari dapat terlaksana dengan baik. Kami berharap proses yang sudah dilalui peserta tidak berhenti setelah kegiatan ini selesai, tetapi terus dilanjutkan melalui proses belajar, berdiskusi, berorganisasi, dan memberikan kontribusi di lingkungan masing-masing,” ujar Rio.

Sementara itu, Ketua Umum HMI Cabang Kota Bogor, Moeltazam, menegaskan bahwa LK 1 Akbar tidak semata-mata ditujukan untuk menambah jumlah kader, tetapi menjadi bagian dari proses panjang dalam membentuk karakter dan kapasitas mahasiswa.

“LK 1 Akbar ini bukan hanya kegiatan untuk mencetak kader, tetapi merupakan komitmen berkelanjutan HMI Cabang Kota Bogor untuk melahirkan kader umat dan kader bangsa. Di tengah dinamika sosial dan disrupsi teknologi saat ini, mahasiswa harus memiliki pondasi keimanan yang kokoh, ketajaman intelektual, serta kepedulian sosial yang tinggi,” kata Moeltazam.

Menurutnya, proses perkaderan harus mampu mendorong kader untuk tidak hanya aktif di internal organisasi, tetapi juga mengambil peran dalam menjawab berbagai persoalan di tengah masyarakat.

“HMI Cabang Kota Bogor siap terus menjadi kawah candradimuka bagi mahasiswa untuk mengasah kepemimpinan. Kader yang lulus dari LK 1 Akbar ini diharapkan menjadi penggerak di kampus masing-masing sekaligus mampu membawa solusi bagi berbagai persoalan kemasyarakatan di Kota Bogor,” lanjutnya.

Salah satu peserta, Ikbal, mengaku mendapatkan pengalaman dan wawasan baru selama mengikuti LK 1 Akbar. Menurutnya, proses yang dijalani selama kegiatan membuat dirinya melihat peran mahasiswa dari sudut pandang yang lebih luas.

“LK 1 Akbar ini benar-benar membuka pikiran saya. Banyak hal yang sebelumnya belum saya pahami, terutama tentang bagaimana mahasiswa seharusnya berpikir kritis, memahami kondisi sosial, dan mengambil peran di tengah masyarakat,” ungkap Ikbal.

Ia juga berharap semakin banyak mahasiswa yang tertarik untuk mengenal dan berproses bersama HMI.

“Saya sangat berharap teman-teman mahasiswa lainnya bisa ikut bergabung dan berproses di HMI. Menurut saya, HMI sangat relevan dengan kebutuhan kita sebagai mahasiswa, karena di sini kita tidak hanya belajar tentang organisasi, tetapi juga belajar membangun intelektualitas, karakter, dan kepedulian terhadap masyarakat,” pungkasnya.

Melalui pelaksanaan LK 1 Akbar tersebut, HMI Cabang Kota Bogor berharap proses kaderisasi dapat terus berlanjut dan melahirkan mahasiswa yang mampu mengembangkan kapasitas diri sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kampus, organisasi, dan masyarakat.

Exit mobile version