Pundi-pundi Rupiah Petani Milenial Durian Makroman

0

LEAD.co.d|Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Durian Makroman yang dikelola oleh H. Aris, adalah salah satu P4S di Kalimantan Timur dengan komoditi unggulan Durian, Ayam Kampung Super, Sapi, Kambing, dan Jambu Air. Jika kita berkunjung ke P4S Durian Makroman, sebelum memasuki ruang pertemuan, pengunjung akan melewati jembatan kecil yang dibawahnya terdapat kolam Ikan Nila dan Patin. meski sekedar hobi, pengolaman ikan ini bisa menghasilkan sekitar Rp. 16 juta per tahun.

Seperti diketahui, P4S Durian Makroman yang sudah berjalan sekitar 5 tahun ini banyak mengadakan pelatihan dan magang, baik secara swadaya maupun kerjasama dengan pemerintah dan perguruan tinggi. P4S yang merupakan binaan Pusat Pelatihan Pertanian (Puslatan) Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan) ini bertempat di jalan Sidorejo RT 12, Kelurahan Makroman, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda.

Kepala Pusat Pelatihan Pertanian BPPSDMP Kementan, Ir. Bustanul Arifin Caya MDM menyampaikan bahwa, P4S merupakan mitra kerja pemerintah yang memiliki fungsi dalam pemberdayaan petani dengan menyebarkan dan menyampaikan informasi teknologi yang berorientasi agribisnis kepada petani dàn pelaku usaha pertànian di perdesaan.

Baca :  Berikan Penyuluhan Pertanian, Pemdes Tambung: Upaya Mendorong Kemajuan Para Petani

“P4S perlu kembangkan pelatihan dan permagangan supaya lebih memberikan manfaat kepada pelaku utama, pelaku usaha dan masyaràkat lainnya,” jelas Kepala Puslatan BPPSDMP Kementan, Ir. Bustanul Arifin Caya MDM kepada tim redaksi LEAD.co.id, Sabtu (19/1/2019).

seperti diketahui, terhitung sudah ribuan masyarakat yang berkunjung ke P4S Durian Makroman untuk melakukan pelatihan, magang, membeli durian, bahkan sekedar swafoto saja. “Apalagi saat musim Durian seperti sekarang ini pengunjung datang silih berganti, ada yang membeli durian ada sekedar swafoto, ada juga yang tertarik untuk mengembangkan tanaman Durian, dan lebih unik lagi ada yang mau beli kebun durian P4S Durian Makroman,” ungkap ketua H. Aris.

Meski demikian, H. Aris mengaku tidak menjual kebun Durian yang luasnya mencapai 10 hektar tersebut. Hal itu karena, pendapatan yang diperoleh dari berkebun di P4S Durian Makroman cukup tinggi, diantaranya yaitu pengembangkan 200 pohon Durian yang produktif, dimana setiap pohon menghasilkan 6 juta dalam sekali panen, atau 1.2 miliar per tahun.

Baca :  Karantina Pertanian Merauke Sasar Kampung Kelapa Makaling Jadi Desa Gratieks

Selain itu, H. Aris juga menanam pohon Lai dengan pendapatan sekitar Rp. 250 juta per tahun, Jambu Deli Hijau dengan pendapatan sekitar Rp. 6 juta pertahun, Rambutan dengan pendapatan Rp. 500 ribu per tahun, dan Manggis dengan pendapatan Rp. 8 juta per tahun.

Pundi-pundi Rupiah lainnya yang ada di P4S durian Makroman adalah dari hasil Ternak Sapi, Kambing, Ayam Broiler dan Ayam Kampung Super. Pendapatan dari 6 ekor sapi mencapai Rp. 18 juta per tahun, sedangkan peternakan Kambing masih dalam proses pengembangan.

Adapun usaha peternakan Ayam Broiler, P4S Durian Makroman telah bermitra dengan pengusaha Ayam Broiler di Samarinda. H. Aris selaku pemilik kandang dan pihak Pengusaha memasok 6000 ekor Ayam Broiler beserta pakan. Dari hasil kerjasama tersebut, P4S Durian Makroman mendapatkan 42 juta sekali panen (1 tahun 2 X panen). Sedangkan untuk ternak Ayam Kampung Super, P4S Durian Makroman baru 2 kali panen yang menghasilkan 3600 ekor, dengan pendapatan sekitar Rp. 34 juta.

Baca :  Pandu Rahayu, Petani Milenial Sukses Menjadi Enterpreneur P4S

Pundi Rupiah lainnya dari P4S Durian Makroman adalah sarang burung walet, pak haji aris sudah 6 tahun membangun sarang tersebut dan sekarang sudah menghasilkan untuk setiap tahun sarang burung walet panen 6 kali setiap kali panen memperoleh 3 kg dengan harga yang dibeli pedagang sekitar 8 juta perkilonya jika dijumlahkan pundi rupiah P4S Durian Makroman berkisar 144 juta.

Menurut H. Aris, total pundi-pundi rupiah yang ada di P4S Durian Makroman ini setiap tahunnya dapat mencapai Rp. 1.76 miliar dengan total pengeluaran per tahun sebesar 307 juta, sehingga penghasilan bersih ahun berkisar Rp. 1,45 miliar per tahun. (MSA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here