Ramah Lingkungan, Perumda PPJ Urai Sampah Pasar dengan Formulasi BSF

oleh -287 views
Sampah Organik, Sampah, Perumda PPJ, Maggot

BOGOR (Lead.co.id) – Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor sedang menggencarkan program penguraian sampah organik yang ada di pasar menggunakan formulasi black soldier fly (BSF).

BSF atau Maggot adalah larva serangga yang dapat mengubah material sampah organik menjadi biomassa. Maggot memiliki kemampuan mengurai sampah organik 1-3 kali dari bobot tubuhnya selama 24 jam, bahkan bisa sampai 5 kali bobot tubuhnya.

Asmen K3 Bidang Kebersihan Perumda PPJ, Ahmad Nurfauzi mengatakan, formulasi BSF dipilih karena menjadi formulasi pengurai sampah yang ramah lingkungan.

Baca :  Genjot Potensi Zakat, Baznas Bangun Kerjasama dengan Perumda PPJ

Keuntungan lainnya yaitu, sampah yang diurai oleh Maggot tidak berbau karena terdapat zat probiotik yang mampu menangani bakteri pathogen dalam sampah.

“Sampah yang ditangani oleh Maggot itu tidak ada bau,” kata Nurfauzi dalam keterangannya, pada Jumat (26/8/2022).

Meski demikian, pihaknya juga menyampaikan adanya kendala dalam memilah antara sampah organik dan non-organik yang belum dipilah oleh pembuang sampah.

Pasalnya, tempat penampungan sampah (TPS) yang ada di Pasar tradisional di Kota Bogor tidak hanya menampung sampah dari pasar, tapi juga dari warga dan Pedagang Kaki Lima (PKL).

Baca :  Kembangkan Bisnis, Perumda PPJ dan Pasar Jaya Jalin Kerja Sama

Sementara, mereka belum memiliki kesadaran untuk memilah sampah sebelum dibuang ke TPS. Hal itu menjadi kendala tersendiri bagi Perumda PPJ untuk melakukan formulasi Maghot.

“Ini yang menjadi kendala bagi kita, sehingga kita kesulitan untuk memboomingkan program mengurai sampah dengan Maghot,” ungkap dia.

Karena itu, pihaknya mengimbau warga yang membuang sampah di penampungan pasar di Kota Bogor untuk memilah dan memisahkan sampah organik dan non-organik terlebih dahulu sebelum membuangnya.