Resah, KPTB Minta Pengenapan Armada Bus di Satu Titik

0

LEAD.CO.ID – Warga Terminal Bus Baranangsiang yang tergabung dalam Komunitas Pengurus Terminal Bus Baranangsiang (KPTB), resah dengan pernyataan Wakil Walikota Bogor Dedi A. Rachim ketika memberikan sambutan pada apel gabungan. Pernyataan ini, tidak sesuai dengan harapan para pengurus, dengan pengenapan armada bus yang seharusnya di tempatkan hanya satu titik.

“Kalau resah sudah pasti, karena pengenapan armada itu dilakukan dua titik, dan tidak sesuai dengan harapan atau trayek yang ditentukan,” kata Ketua KPTB, Teddy Irawan, kepada wartawan, Selasa (06/08/19).

Ia mengatakan, dengan pernyataan ini pihaknya langsung melakukan konfirmasi kembali, kepada Wakil Walikota Bogor, Dedi A. Rachim, bahkan pihaknya juga langsung melakukam koordinasi dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek, sebagai penggelola Terminal Bus Baranangsiang Tipe A.

Baca :  Tolak RUU HIP, KPTB Siap Turunkan Masa Dalam Jumlah Besar

“Sudah kami lakukan dengan kedua belah pihak, dan itu ada mis komunikasi saja, tetapi tetap kami juga tidak tinggal diam, dengan pernyataan beliau, ” ujar dia.

Menurutnya, seharusnya pemerintah melihat dulu trayek ketika akan di pindahkan atau sebagai pengenapan armada bus, karena terminal akan di bangun, artinya, jangan sampai ada yang dirugikan, misalnya, trayek Tangerang di Terminal Bubulak, dan banyak juga trayek yang harus dipikirkan tempat pengenapan.

“Saya pikir, itu sudah salah, dan sudah merugikan karena, pembangunan itu hanya dilakukan sebelah dulu, artinya, bus masih beroperasi, kalau di terminal bubulak sudah ada trayek, dan penumpang terlalu jauh, ” jelas dia.

Baca :  Kampung Diserang Preman, Ketua KPTB Jadi Korban

Ia menambahkan, keputusan ini hanya sepihak dan belum ada titik temu dari, BPTJ, Pemerintah Kota Bogor dan KPTB.” Nanti akan ada pembahasan kembali dengan pihak penggelola, mengenai pengenapan armada bus,” pungkas dia. (W)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here