LEAD.co.id | Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bogor siap menyambut normal baru, dengan menggelar rapid test, di Hotel Accram, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Rabu (24/06/2020). Terpantau ratusan karyawan hotel dan restoran, ikuti dalam rapid test ini.
“Yang sekarang mengikuti Rapid Test memang yang sudah terdaftar baru 50 oran, ini kita lakukan dengan beberapa kali atau pergelombang,” kata Seketaris PHRI Kabupaten Bogor, Nawawi, kepada wartawan.
Menurutnya, karyawan dan penggelola hadir dalam pelaksanaan ini, untuk menyambut tatanan baru serta kembalinya beroperasi hotel dan restoran di kawasan Puncak Bogor.
“Ini salah satu ikhtiar kami dan membuktikan kepada masyarakat atau wisatawan, yang biasa berlibut di kawasan Puncak bisa kembali menginap di wilayah kami,” jelas dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Mieke Kaltarina mengatakan, yang ikut Rapid Test baru 50 orang karyawan hotel dan restoran yang ada di wilayah wisata ini, tetapi, pihak Dinkes Kabupaten Bogor menyiapkan alat lebih dari 100 mengantisipasi membludaknya peserta.
“Yang baru lapor ikut rapid test memang sebanyak 50 orang, tim medis kami siapkan dua tim termasuk alat rapid test juga di lebihi,” ujarnya.
Dalam himbauan Bupati Bogor Ade Yasin, menurutnya, yang terpenting adalah, karyawan hotel dan restoran harus siap, dan terapkam protokol kesehatan.
Hasil dari rapid test, sementara non reaktif, meski demikian, jika ada yang terbuktk maka tim medis akan melakukan langkah, dengan melakukam swab test dan kalau ada yang positif maka harus mengikuti karantina selama 14 hari.
“Kita lihat perkembangan, jika terbukti maka mereka harus di karantina dan nanti tim kami akan melakukan tracking, hasil sementara mereka non reaktif,” pungkasnya.

