BOGOR (Lead.co.id) – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bogor telah memperingati satu abad NU, di Pondok Pesantren Mina 90, Kecamatan Bogor Selatan, pada Minggu (12/2/2023). Dalam momentum itu, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Rachim mengajak NU untuk meningkatkan IPM di Kota Bogor.
Peringatan 1satu Abad NU yang diadakan oleh PCNU Kota Bogor bersama MWC NU Bogor Selatan itu mengusung tema “Mendigdayakan Nahdlatul Ulama Menjemput Abad Kedua Menuju Kebangkitan Baru”.
Kegiatan tersebut diikuti oleh Ketua MUI Kota Bogor KH TB Muhidin, Ketua PCNU Kota Bogor, Edi Nurrohman Beserta Pengurus, ROIS Syuriah MWC NU KH Baban Sholeh Sya’bana, KH Mustofa Abdullah Bin Nuh, Ketua Tanfidziah MWC NU KH Misbahudin yang juga pimpinan Ponpes Mina.
Kegiatan peringatan satu Abad Nu di Kota Bogor yang dihadiri oleh ratusan orang ini, diisi oleh penceramah/mubaligh KH Manarul Hidayat, KH Kholidi, KH Taufik Qudori.
Dedie Rachim menyampaikan, NU sebagai salah satu organisasi islam di Indonesia telah banyak memberikan kontribusi kepada masyarakat. Bahkan, NU memiliki peran penting dalam merebut kemerdekaan Indonesia.
Selain itu, dikatakan Dedie, ke depan masih banyak tantangan yang harus dihadapi bersama dengan kolaborasi, sinergi dan akselerasi dengan banyak pihak.
“Dan kami mohon NU dapat selalu bersinergi dengan Pemerintah Kota Bogor, karena persoalan Bogor masih banyak persoalan sosial, terutama di bidang kesehatan stunting dan juga kemudian pendidikan,” kata dia.
Dilihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Kota Bogor berada di urutan ke empat se-Jawa Barat setelah Kota Bandung, Kota Bekasi, Kota Depok dan barulah Kota Bogor.
Ada banyak indikator yang mempengaruhi tingkatan IPM, diantaranya adalah jenjang pendidikan. Untuk itu, Dedie mengajak NU Kota Bogor untuk turut serta meningkatkan pendidikan anak-anak di Kota Bogor dan mencegah stunting.





