BOGOR (LEAD.co.id) – Forum Mahasiswa Bogor (FMB) soroti pengawasan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor tetang jam operasional truk tambang yang tidak sesuai dengan peraturan Bupati No 120.
Hal itu disampaikan Ketua FMB, Raju Zalikal yang menyampaikan pihaknya akan menggelar aksi demontrasi besok (24/02/22) di depan kantor Dishub Kabupaten Bogor sebagai bentuk protes.
Sebelumnya, diwaktu bersama terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk tambang di pertigaan Cemplang, Kabupaten Bogor diluar jam operasional nya.
“Lihat, masih jam 7, tapi banyak truk tambang yang beroperasi. Ini tidak mengindahkan Perbup 120, tidak menghargai rakyat,” kata Raju sambil menunjuk beberapa truk tambang yang melintas di hadapannya (23/02/22).
Pihaknya pun menyerahkan sepenuhnya perkara pengusutan pada aparat yang berwenang.
“Perkara kronologis itu biar aparat yang urus, urusan saya di sini sebagai masyarakat yang tidak terima para pengusaha tambang tidak mengindahkan Perbup dan masyarakat,” tambahnya.
Diakhir dirinya menyatakan harapannya aksi besok hari menjadi efek kejut bagi Dishub dalam pengawasannya.
“Saya ingin Kadishub hadir saat kami aksi, banyak PR yang mesti beliau selesaikan,” pungkasnya.
Sampai saat berita ini ditayangkan Kepala Dishub Kabupaten Bogor belum memberikan keterangan dari konfrimasi yang dilakukan Reporter Lead.co.id.
Reporter : Sally Sumeke
Editor : Aru Prayogi

