Semangat Kebangsaan di Hari Santri: 300 Santri Darul Ihsan Bogor Gelar Sholawat Bersama

oleh -256 views

BOGOR (Lead.co.id) — Udara pagi di Pondok Pesantren Darul Ihsan, Karacak, Leuwiliang, Bogor, pada hari Rabu ini diselimuti suasana khidmat sekaligus meriah. Sebanyak 300 santri Darul Ihsan bersatu padu memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2025 melalui serangkaian kegiatan yang memadukan semangat nasionalisme dan ketaatan spiritual.

Peringatan HSN di Darul Ihsan dimulai dengan pelaksanaan Upacara Bendera yang penuh disiplin. Para santri, dengan seragam khasnya—sarung dan peci—berbaris rapi, menunjukkan penghormatan tertinggi kepada bendera Merah Putih. Upacara ini menjadi pengingat akan Resolusi Jihad yang dicetuskan para ulama pada 22 Oktober 1945, menegaskan peran sentral santri dalam menjaga kedaulatan bangsa.

Baca :  Peringati Hari Santri, Relawan Janur Gelar Lomba Seni Sholawat

“Kami ingin Hari Santri ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi penegasan bahwa santri adalah pewaris tradisi ilmu agama dan sekaligus penjaga keutuhan NKRI,” ujar salah satu pengurus pesantren.

Setelah upacara, suasana beralih ke ranah spiritual yang lebih mendalam. Seluruh santri memadati masjid untuk mengikuti Dzikir Bersama. Lantunan Asmaul Husna, istighfar, dan doa-doa mengalir deras, menciptakan momen refleksi dan permohonan ampunan.

Kegiatan itu bertujuan untuk memperkuat ikatan batin dan membersihkan jiwa, menjadikan santri pribadi yang tak hanya cerdas intelektual, tetapi juga kuat spiritual.

Baca :  GP Ansor Tegaskan Apel HSN di Kota Bogor Sudah Sesuai

Puncak kebersamaan tiba saat Selawat Bersama dilantunkan. Diiringi irama rebana yang dinamis, ratusan santri secara serempak melantunkan pujian-pujian indah kepada Nabi Muhammad SAW. Suara selawat yang menggema kuat di area pesantren menjadi simbol kecintaan mendalam santri kepada Rasulullah dan ajaran Islam yang damai serta rahmatan lil ‘alamin.

Kegiatan yang diikuti oleh 300 santri ini berhasil menunjukkan bahwa santri masa kini adalah generasi yang mampu menjaga tradisi agama sekaligus beradaptasi dengan semangat zaman. Mereka siap mengemban peran sebagai agen perubahan yang religius dan nasionalis, sejalan dengan tema HSN 2025: “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia.”

Baca :  Berlangsung Khidmat, Ponpes Darut Tawwabin Peringati Hari Santri dan Ijazah Kubro

Penulis: Muhammad Rafli Haikal, Mahasiswa Magang IUQI Bogor