Site icon LEAD.co.id

Semarak HUT RI ke-81, Warga RW 03 Sempur Tampilkan Karnaval Kreatif

BOGOR (Lead.co.id) – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di RW 03 Lebak Pilar, Kelurahan Sempur, Kota Bogor, berlangsung penuh semangat. Warga dari RT 01 hingga RT 06 itu turun bersama mengikuti karnaval dan berbagai perlombaan dengan menampilkan kreativitas serta kekompakan.

Ketua RW 03 Lebak Pilar, Khairul Ansori mengatakan, kegiatan tersebut bukan sekadar mencari pemenang. Menurutnya, karnaval menjadi ruang untuk mempertemukan warga dan memperkuat silaturahmi antar-RT.

“Perlombaan antar-RT bukan untuk bersaing. Yang paling penting adalah menambah silaturahmi antara RT 01 sampai RT 06. Menang atau kalah, kita tetap satu keluarga sebagai warga RW 03,” ujar Amsori, Senin (17/8/2026).

Ia mengingatkan warga agar hasil perlombaan tidak menimbulkan gesekan. Semangat kemerdekaan, kata dia, harus diwujudkan melalui kebersamaan dan rasa persaudaraan.

Ansori juga memberikan apresiasi kepada panitia, seluruh ketua RT, para donatur serta Karang Taruna Lubuk Sipatahunan yang ikut mendukung kegiatan tersebut.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Lubuk Sipatahunan, Fera Lumuru, menilai kemerdekaan tidak boleh dimaknai sebatas kemeriahan lomba dan karnaval. Menurutnya, ada tanggung jawab bersama untuk menjaga nilai persatuan dan menciptakan lingkungan yang aman bagi generasi muda.

“Memaknai kemerdekaan bukan hanya soal lomba dan karnaval. Kita harus menjaga kemerdekaan yang sudah diperjuangkan para pahlawan dengan tetap kompak, menjaga silaturahmi, serta menjauhkan anak-anak muda dari tawuran dan narkoba,” tegas Fera.

Dalam karnaval kali ini, kreativitas warga juga menjadi sorotan. Fera memasukkan unsur busana daur ulang sebagai salah satu aspek penilaian. Warga didorong memanfaatkan bahan yang sudah tidak terpakai untuk diubah menjadi kostum yang memiliki nilai kreativitas.

Tema profesi juga diangkat, salah satunya melalui kostum pramugari. Fera mengatakan pilihan tersebut memiliki pesan khusus mengenai peran perempuan dalam kehidupan.

“Perempuan tidak harus selalu berada di belakang. Mereka bisa menjadi apa pun yang mereka mau dan menentukan masa depannya sendiri,” ujarnya.

Budaya Nusantara turut menjadi bagian dari konsep karnaval. Budaya Bali dipilih sebagai salah satu tema karena memiliki daya tarik yang telah dikenal hingga tingkat internasional.

Fera mengaku kagum melihat kekompakan setiap RT. Menurutnya, kreativitas warga terlihat dari kostum berbahan daur ulang, busana daerah hingga kemampuan masing-masing RT menggerakkan warganya untuk tampil bersama.

“RT-RT semuanya keren. Mereka bisa membuat warganya kompak. Kreativitas dari bahan daur ulang juga banyak, busana daerahnya juga keren-keren,” kata Fera.

Ia menilai kekompakan tersebut tidak terlepas dari peran pengurus RW dalam membangun suasana guyub di lingkungan masyarakat.

“Kalau pemangku wilayahnya tidak guyub, kegiatan seperti ini tidak akan terjadi. Tidak akan ada karnaval 17 Agustus seperti ini kalau tidak ada kekompakan,” tegasnya.

Perayaan HUT ke-81 RI di RW 03 akhirnya menjadi lebih dari sekadar pesta rakyat. Di balik karnaval dan kostum penuh warna, warga menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga persatuan, menghidupkan gotong royong, memberikan ruang kreativitas bagi masyarakat, serta melindungi generasi muda dari ancaman tawuran dan narkoba.

Semangat kemerdekaan pun diharapkan tidak berhenti pada 17 Agustus, tetapi terus menjadi bagian dari kehidupan warga RW 03 dan masyarakat Kelurahan Sempur.

Surya Sp

Exit mobile version