Site icon LEAD.co.id

Semarak Reuni Armada 17-80 Tahun 2022

Oleh: Dr Apendi Arsyad

Alhamdulillah, subhanallah.. wallahuakbar, itulah kata-kata syukur nan-mulia yang patut saya, AA, dan kita ucapkan dan ungkapan di sini. Sesungguh bertemu sahabat lama, memang sangat membahagiakan. Alhamdulillah kita berkesempatan hadir dalam acara Reuni Akbar Alumni Tingkat Persiapan Bersama (TPB) IPB University, angkatan 17 tahun 1980 (17-80) bertempat di Internasional Convension Centre (ICC) IPB, Baranangsiang Kota Bogor, pada Sabtu 17 Desember 2022.

Sungguh meriah bersua, bersama teman-teman dan sahabat lama, hampir 42 tahun ada yang berkesempatan tak pernah bersua, alias muncul perasaan rindu dan kangen dalam masing diri tak terbendung.
Ketika saya AA memasuki ruang ballroom Botany Square ICC IPB University, bertemu teman-teman lama, alumni angkatan 17, memasuki kampus rakyat IPB tahun 1980, terasa nian adanya perbedaan wajah-wajah, raut muka yang tampak semakin menua, hampir semuanya sdh memasuki usia lansia, indikator rambut pun sdh beruban, kepala botak-plontos, gigi mulai ompong, fisik menua dll.

Walaupun ada sebagai tampak awet muda dengan dandanan rambut dan wajah dihias kosmetik mewah kaum hawa “ala millenial”, akan tetapi tak bisa dipungkiri, tetap saja kentara guratan wajahnya “emak-emak” bermutu (bermuka tua).

Kawan-kawan alumni TPB IPB angkatan 17 ada 8 kelompok, dengan memakai kostum yg beraneka ragam, berwarna-warni, membuat suasana pertemuan semakin marak dan meriah. Tidak bisa dipungkiri, karena satu angkatan 17 thn 1980, ada mahasiswa berjumlah lk 2000 orang yang tersebar di 8 kelompok, barang tentu banyak yang belum sempat saling mengenal (berkenalan) antar sesama mahasiswa baru IPB.

Harap maklum ketika itu, kita berkuliah bersama di IPB, kampus Barangsiang Bogor, kita disibukkan dengan kuliah seabrek matapelajaran dasar (basic science) yang berat-berat dan atau yang ringan, berjuang, belajar keras untuk bisa lulus, dengan ipk diatas 2.0. Seandainnya perolehan IPK dibawa 1.0 selama studi 2 semester dikeluarkan (drop out) dari IPB, artinya “pulang kampung”.

Mata kuliah TPB IPB yang berat dan menjadi palang pintu, “momok” bagi sebahagian mahasiswa yang merasa agak sulit memahami beberapa kuliah seperti statistika, kimia, fisika dan bahasa Inggris.
Ada diantara kawan-kawan TPB yg sempat terhambat, studinya berlanjut di kampus IPB, alias dikeluarkan (drop-out) atau sempat tertahan studinya selama satu tahun, alias menjadi mhs “residivis”, yang populer disebut singkatannya “RCD”.

Itulah suasana studi di TPB IPB doeloe yang cukup fenomenal “keras dan kompetitif” di era tahun 1980an, tetapi alhamdulilah sebagian besar mereka bisa dan berhasil lulus untuk memasuki Fakultas yg diminatinya, dan bahkan berhasil pula lulus dari IPB, sehingga menjadi kaum profesional di masyarakat, baik bekerja sbg ASN menjadi pejabat tinggi atas karier dan prestasi-dedikasinya yang gemilang; para guru, ustadz dan dosen, para peneliti, para pengusaha/ pebisnis, konsultan, aktivis LSM/ pekerja sosial dan menjadi politisi yang sukses berkarya dan berinovasi di tengah masyarakat, bangsa dan negara.

Beraneka ragam profesi dari para Alumni TPB IPB University, yang bernama Armada, kepanjagannya saya pun tak tahu. Saya pun bertanya dengan teman-teman Kelompok Delapan (Kodel), mereka juga tak tahu apa itu ashabul nuzul “Armada”.

Acara Reuni Armada 17 pada tahun 2022, dengan tema ” 42 thn Bersama Menjalin Kebersamaan”, sungguh meriah dengan berbagai hiburan seperti tarian Saman dari Aceh Nangruh Darussalam (NAD) yang gerakannya sangat menghibur, nyanyian dan lagu, tembang kenangan-lama yang telah melegenda dan menghibur peserta reuni oleh mas Sri Bawono C Samudera dkk dengan vokal dan ritme yg merdu. Juga acara reuni Armada 2022, tak ketinggalan sambutan Panitia Reuni yang kompak dan hebat serta doa yg luar biasa yang membuat kita tertegun dan merenung sejenak akan makna hidup, fungsi dan tujuan akhir kehidupan nan abadi.

Dari rangkaian acara Reuni Armada 17, yang membuat saya terharu dan meneteskan air mata adalah adanya tayangan di layar besar sejumlah nama para Sahabat Armada 17 yang telah berpulang kerahmatullah (wafat), ada deretan belasan nama dan gambar, sebagian diantara saya kenal spt alm Didi Wiryono.(Komti Kodel), Gatot, Mahmuda Mannaga, Muh Najib Soewarno, Awal Subandar, Adlis Ilyas, Lusi Fauzia, Dhinia Bahar, Moch Sobari, Thias, Eko dan banyak lagi yg lain.

Saya dan kita hanya bisa berdoa, memohon semoga Allah SWT menganugerahi arwah Alm para Sahabat yang mendahului kita ditempatkan di syurgaNya Allah SWT. Aamiin-3 YRA.

Dengan melihat gambar-gambar almarhum para Sahabat kita, barang tentu kita akan terus ingat akan hari kematian. Sesuai dengan firman Allah dalam kitab suci Al Quran bahwa “setiap makhluk ciptaanNya yang bernyawa akan pasti.menemui.kematian”. Oleh karenanya, kita warga Armada 17 yg berusia rata-rata diatas 60 tahun keatas, sudah waktunya banyak bertafaqur dan beristighfar kepada Allah SWT, agar sisa usia yg ada bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk berbuat kebajikan dan menebar amal sholeh untuk menambang pahala sebagai bekal kehidupan akhirat kelak, setelah mati, menghadap Tuhan Maha Pencipta dan Pemilik alam jaga raya ini.

Jadi sangatlah tepat dan cerdas, Panitia Reuni Akbar mengajak dan menawarkan program beasiswa sebagai ladang amal-kebajikan, dengan kegiatan penghimpunan dana sumbangan (infaq-sodaqoh) dari para alumni IPB angkatan 17-80 Armada, yang nantinya akan disalurkan kepada para mahasiswa IPB University yang sangat membutuhkan, terutama mahasiswa dhuafa untuk penyelesaian studinya.

Semakin siang acara Reuni Akbar Armada 17-80 semakin seru, heboh dan meriah, dengan tampilnya ke pentas per grup angkatan, dengan beragam tampilan kreasi seni-budaya yg sangat menghibur dan lucu-lucu, manja, sexy kelihatan “muda lagi” spt cucu-cucunya yang menyanyikan lagu”trilili” dan seterusnya. Kemudian berlanjut hiburan kelompok 8 TPB thn 1980 bernama “Kodel” lebih heboh lagi dengan lagu “Payung Pantasi”, Marilah Kemari, dan “Selamat Ultah Jamrud”, yang dilantun dengan merdu, lenggang-lengggok cukup lucu, heboh dengan ayunan payung di tangan “emak-emak” yang membuat suasana reuni semakin akrab, marak dan menghibur.

Ada pula selingan acara Reuni Akbar 17-80 thn 2022 yang mengesankan selain pemberian 50 doorprize, juga ada pemberian pasangan berbahagia “inbreeding”, membina keluarga Samarah sesama Armada 17 thn 1980. Mereka diantaranya yang saya amat kenal, sahabatku “dirjen” Harris Iskandar bersama pasangan Rooslindiani (mbak Yus), mbak Dwi dgn mas Yunus, mas Budi Sutrisno dan nyonya dll. Acara reuni Armada 17 tahun 2022 saat ini sebenarnya sudah terlaksana yang ketiga kalinya, tapi ini yang paling marak, meriah dan besar (akbar). Dan acaranya pun semakin siang, semakin seru, heboh dan riang gembira.

Saya mengamati ekspresi wajah para Sahabat sungguh berbahagia, bertemu teman-teman lama yang sangat berkesan, kemudian tak lupa mereka saling bersalam-salaman antar sesama, berphoto selfi, bernyanyi bersama (group) riang gembira, vokal “semampunya” sambil berjingkrak-jingkrak dengan iringan band musik pop dengan lk 4 orang pemain profesional, yang telah dipersiapkan panitia Reuni Akbar Armada 17-80.

Alhamdulillah, acara Reuni Akbar Armada 17 thn 2022, telah dipersiapkan dengan matang oleh Panitia Pelaksana, tampak di ruang lobby ballroom ICC IPB University, ada tayangan lukisan-lukisan dan karya fhotografer warga Armada 17.

Saya sempat memperhatikan satu persatu karya berbagai fhoto pemandangan alam dan kehidupan manusia, yang begitu indah, menawan hati dan memiliki rasa seni tinggi, menghanyutkan alam bawah sadar kita akan makna kehidupan. Di bagian agak ke tengah di ruangan lobby ICC IPB University tampak pula dipamerkan karya-karya buku dari sejumlah warga Armada 17 yang gemar menulis, berani berwacana dan beropini publik.

Alhamdulillah Saya AA hanya dapat menampil hanya 2 karya buku tentang “Kritik dan Saran untuk Peningkatan Pelayanan Pendidikan Kota Bogor” 602 hal IPB Press dll. Buku itu adalah kumpulan makalah FGD selama saya diberi amanah oleh Walkot Bogor selaku Ketua Dewan Pendidikan Kota Bogor tahun 2013-2019, berupa urun-rembuk pemikiran tentang dunia pendidikan ditinjau dari beberapa sudut pandang (perspektif). Semoga karya tulis saya AA tersebut bisa bermanfaat bagi mereka yang sempat membacanya, bisa dipesan di IPB Press, Taman Kencana Kota Bogor.

Saya melihat ada beberapa buku karya warga Armada 17 yang berbobot dan bernilai edukasi tinggi. Tampilnya sejumlah karya inovasi dan karya kreasi seni-suara serta seni-budaya lainnya di arena pentas Reuni Akbar Armada 17-80 thn 2022, membuktikan bahwa jiwa, semangat dan tekad membina kebersamaan (solidarity) warga Armada 17 tetap terawat dengan baik dan semoga terus bersemai dan mengesankan serta membahagiakan.kita semua.

Akhir kata, Semoga Allah SWT memberkahi pertemuan Reuni Armada 17-80 pada thn 2022 sekarang ini. Aamiin3 YRA.

Disebabkan ada acara keluarga resepsi pernikahan yang tidak bisa ditinggalkan di Fespest UI Depok. Maka saya mohon maaf, tak bisa hadir sampai selesai menikmati acara hiburan yg heboh ini dgn lagu-lagu dan tarian yang semakin asyik, hit-hot dan menghibur, mengenang masa-masa lalu yang indah, bernostalgia, ketika kuliah di Ruang kuliah TPB IPB Baranangsiang tempo doeloe, yang sekarang telah menjadi Mal Botani Square IPB.

Satu-satu PTN-BHMN yang memiliki mal yang megah, pusat perbelanjaan terkenal dan teramai pengunjungnya di Kota Bogor, adanya di kampus IPB University. Hal ini merupakan fakta bahwa para petinggi IPB University visioner dan berjiwa enterpreuner yang kuat. Mal Botany dengan sarana-prasarana ICC-nya menjadi salah satu sumber penggalian pendapatan (income generating) perguruan tinggi, disamping biaya SPP dari mahasiswanya, dan bantuan APBN.

Sekarang Botani Square, khususnya ICC IPB University, yang kita tempati untuk penyelengaraan acara Reuni Akbar Armada 17-80 yang semarak ini merupakan kebanggaan IPB University. Kini 8-9 gedung dengan ruang-ruangan kuliah TPB IPB, yang dulu ada di kampus Baranang siang Kota Bogor kini telah hilang dan digantikan komplek Mal Botani Square. TPB IPB thn 1980an, sekarang tinggallah nama, yang hanya menjadi kenangan indah kita bersama, angkatan 17 Armada 1980 (17-80).

Mohon maaf apabila ada kekhilafan yang kurang berkenan dalam tulisan saya ini. Terima kasih atas perhatian dan kebersamaannya yang hangat.

ICC IPB University, 17 Desember 2022

Penulis adalah Pendiri-dosen Universitas Djuanda Bogor, Konsultan K/L negara, Pegiat dan Pengamat Sosial

Exit mobile version