Sengketa Tanah Kantor Kelurahan Kencana Berujung Ricuh

0
Sengketa, Tanah, Kencana, Ricuh
Keributan warga dengan oknum Ormas akibat kasus sengketa tanah di Kantor Kelurahan Kencana, Tanah Sareal, Kota Bogor, pada Senin (4/1/2021).

LEAD.co.id | Kasus sengketa tanah kantor Kelurahan Kencana, Kecamatan Tanah Sareal, berujung ricuh, pada Senin (4/1/2021). Adu mulut hingga aksi kejar-kejaran pun tak terhindarkan antara warga dengan anggota ormas.

Warga yang terpancing emosi mengejar oknum ormas hingga ke dalam Kantor Kelurahan Kencana. Petugas pun terpaksa melepaskan tembakan peringatan sebanyak empat kali ke udara untuk menghentikan kericuhan dan mengamankan anggota ormas tersebut.

Berdasarkan informasi yang diterima, tanah yang kini diduduki Kantor Kelurahan Kencana itu diklaim telah dijual kepada pihak PT. Bumi Mutiara Utama (BMU). Namun perusahaan tersebut mengalami pailit.

Baca :  Mentan : Mari Kita Perlakukan Tanah Dengan Baik untuk Masa Depan Indonesia

Syafruddin yang mengaku diberikan kuasa oleh Pemilik Tanah di Kantor Kelurahan Kencana menjelaskan, dulu lahan tersebut dibeli oleh kliennya. Lalu, tanah itu dikerjasamakan dengan PT. BMU.

“Perusahaan tersebut kemudian bangkrut. Maka klien kami ingin mengambil kembali tanahnya yang sudah menjadi fasilitas umum (fasum) Pemerintah Kota Bogor itu,” katanya.

Pihaknya menegaskan bahwa, telah melakukan dua kali somasi dan beberapa kali melakukan mediasi di kantor kecamatan. Akan tetapi, tak membuahkan hasil. Bahkan, Syafruddin juga menyebut tak ada selembar bukti berkas bahwa tanah tersebut diserahkan oleh PT. BMU kepada Pemkot Bogor.

Baca :  Warga Bogor Terima 10.000 Sertifikat Tanah, Terimakasih Presiden

“Karena tidak ada bukti berkas penyerahan, sehingga kami lakukan somasi. Somasi ketiga yang dilayangkan pemilik lahan juga belum ada tanggapan. Kami kuasa hukum inginnya ada solusi soal ini,” pungkas Syafruddin.

Reporter: Sally Sumeke
Editor: Aru Prayogi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here