Site icon LEAD.co.id

SFC Bogor Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim

BOGOR (Lead.co.id) – Komunitas Pencinta Musik Slank yang Tergabung dalam Slank Fans Club (SFC) Bogor menggelar Buka Puasa Bersama dan santunan Anak Yatim bertema “Bersama Kita Tersenyum”, di Taman Kujang, Bantar Jati, Kecamatan Bogor Utara, pada Minggu (16/4/2023).

Ketua Pantia yang juga ketua SFC Bogor, Kang Oden menyampaikan, Buka Puasa Bersama dan Santunan kepada sebanyak 20 Anak Yatim itu rutin diadakan selama 19 tahun. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ajang silaturahmi sesama Slankers Jurus Tandur.

“Karena SFC Bogor Peduli mereka yang kangen sama SLANK-nya,” kata Kang Oden.

Dia menambahkan, tema “Bersama Kita Tersenyum” itu adalah sebuah ajakan. Karena, kata dia, ada yang mengatakan bahwa senyum itu merupakan jendela hati.

Menuritnya, senyum itu penting dan menjadi sebuah signal komunikasi yang bisa menggambarkan apa saja yang lebih banyak. “Maknailah sendiri senyum yang kita berikan sesuai selera dan niat kita,” ungkapnya.

“Bisa itu senyum penuh persahabatan, ketulusan, dan kebaikan, serta bagian dari ibadah yang pasti. Mari kita berbagi senyum. Kita saling senyum bersama membagi rahmat kebahagiaan bersama anak anak yatim,” tambah dia.

Oden juga berharap, kedepannya SFC Bogor tetap semangat buat para Slankers di Bogor selalu kompak dan “Plur” di mata masyarakat Indonesia, Slankers n Slanky.

Keberadaan Slank Fans Club se-Kota Bogor, kata dia, bukan hanya sekedar untuk kumpul-kumpul, namun membantu para anggota untuk menggali potensi dan mengasah kreativitas yang dimiliki sehingga potensinya bisa dikembangkan dan bermanfaat bagi anggota itu sendiri.

Sementara itu, Ustad Bilal Fatwa Hikam, S.Pd dari Bantarjati menyampaikan bahwa, kegiatan ini sangat luar biasa dengan kekompakan dalam mengundang anak-anak yatim untuk berbuka puasa bersama.

“Ini salah satu momen yang Allah dan Rasulullah sukai. Melalui asbab kegiatan ini mudah-mudahan semakin maju dan semakin dimudahkan segala urusannya,” ujarnya.

Terkait dengan anak muda SFC Bogor, menurutnya, mereka punya semangat untuk berbagi dan bermanfaat bagi orang lain ketika anak muda yang lain hanya bisa diam dan santai-santai tidak ada pergerakan.

“Pemuda itu harus punya semangat juang untuk dirinya supaya bermanfaat bagi manusia lain baik segi tenaganya, pikiran dan hartanya,” ucapnya.

Bilal Fatwa Hikam menambahkan, anak-anak yatim ini memang kehilangan sosok yang sangat penting dalam hidupnya sehingga kurang rasa kasih sayang ini.

“Semoga kedepannya banyak orang-orang yang menyayangi anak-anak yatim dan semakin besar mereka mudah-mudahan juga mereka semakin bisa menyaingi orang-orang yang seperti mereka saat kecil,” tandasnya.

Exit mobile version