BOOGOR (Lead.co.id) – Pemerintah Kota Bogor akan menggandeng Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) untuk menyiapkan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Hal itu sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan pendistribusian program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi Pelajar.
Sebanyak tiga aset lahan milik Pemkot bakal diubah fungsinya menjadi dapur SPPG. Salah satu mitra yang dilibatkan adalah Perumda PPJ karena memiliki sejumlah lahan potensial yang bisa segera dimanfaatkan.
Adapun dapur MBG tersebut salah satunya di Jalan Dewi Sartika, Blok F Pasar Kebon Kembang. Di lokasi tersebut terdapat satu lantai kosong yang secara visual bisa menampung dua hingga tiga dapur.
“Itu akan melayani sekolah-sekolah di wilayah Bogor Tengah,” ujar Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim kepada awak media, pada Selasa (22/4/2025).
Lokasi lain yang juga disiapkan berada di kawasan Pamoyanan, aset milik Pemkot Bogor yang dinilai layak untuk dapur MBG. Badan Gizi Nasional (BGN) dijadwalkan akan melakukan survei ke lokasi tersebut.
Sementara itu, pasar di kawasan Tanah Baru menjadi titik ketiga yang masuk dalam daftar prioritas pembangunan.
Dedie memastikan, proyek ini akan segera berjalan dalam waktu dekat, menyusul dukungan penuh dari BGN yang telah memberi lampu hijau untuk pemanfaatan aset daerah.
“Tinggal kita rapatkan koordinasi dengan BPKAD dan Disdik Kota Bogor untuk memastikan titik layanan dan jangkauan setiap dapur,” tambah Dedie.
Dedie menegaskan, masih banyak siswa di Kota Bogor yang belum merasakan manfaat program makan bergizi gratis yang merupakan program unggulan Presiden Prabowo.





