Pamekasan, LEAD.co.id | Ikhtiar Pemkab Pamekasan dalam rangka membangun Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) di wilayah tersebut terus dilakukan. Salah satunya dengan melakukan studi tiru.
Saat ini, Pemkab Pamekasan studi tiru pengelolaan KIHT ke Kabupaten Soppeng, Provinsi Sulawesi Selatan.
Pada studi tiru itu Plh Sekdakab Pamekasan, Ajib Abdullah bersama rombongan diterima Wabup Soppeng, Ir Lutfi Halide, Senin, (27/9/2021).
Pada kesempatan itu, Plh Sekda Pamekasan, Ajib Abdullah mengatakan, studi tiru ini diharapkan dapat membawa manfaat dan bisa membangun KIHT di Pamekasan dengan baik.
“Mudah-mudahan kunjungan ini bisa membawa hasil dan manfaat untuk Kabupaten Pamekasan, sehingga kami bisa membangun Kawasan Industri Tembakau dengan baik,” katanya.
Wabup Soppeng, Ir Lutfi Halide mengucapkan, terima kasih atas kunjungan Pemerintah Kabupaten Pamekasan ke daerahnya tersebut.
Wabup Lutfi menjelaskan, KIHT di Bentengnge, Kecamatan Lalabata dengan luas kawasan 3,6 hektar itu diresmikan pada Oktober 2020 lalu. Pengelolaan ini dilakukan pemerintah melalui Perusda Soppeng.
Kesuksesan pengelolaan KIHT yang dikelola Perusda Soppeng ini tidak lepas dari dukungan Bea Cukai sebagai fasilitator dan pembina.
“Perusda dalam hal ini sebagai pengelola kawasan industri, dimana Perusda bekerja sama dengan Himpunan Pengusaha Tembakau Rokok Soppeng (HIPERTAS),” tegasnya.
Reporter: Kholisin Susanto
Editor: Moh Hasanuddin

