Tahun Politik, Warga Bogor Tolak Kedatangan Anies Baswedan

oleh -582 views

BOGOR (Lead.co.id) – Warga Bogor menggelar aksi menolak kedatangan bakal calon Presiden, Anies Baswedan karena dinilai telah menyalahi aturan tahapan penyelenggaraan pemilihan umum (Pemilu) tahun 2024.

Dengan pernyataan sikapnya, warga yang tergabung dalam tiga aliansi organisasi masyarakat (Ormas) itu bersikeras menolak kedatangan Anies untuk menggelar safari politik di Bogor.

“Ini belum waktunya kampanye, jika Anies Baswedan datang ke kota atau kabupaten Bogor sudah jelas kami yang tergabung organisasi masyarakat ini sangat menolak kedatangan mereka,” kata perwakilan Ormas, Komarudin, pada Jumat (10/3/2023).

Baca :  Warga Sambut Transjakarta Rute Blok M - Bogor, Tarif Murah dan Kurangi Kemacetan

Menurut dia, tahun 2023 ini merupakan tahun politik, siapa saja yang akan maju menjadi pemimpin di Indonesia harus mengikuti aturan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara.

“Jangan curi start politik, walaupun di tahun ini merupakan tahun politik, harus ikuti aturan dari KPU,” kata dia.

Sementara itu, Pemuda Mileneal,A. Rohani mengatakan, bahwa dirinya sendiri tidak setuju dengan kedatangannya untuk kegiatan safari politik di wilayah Kota Bogor.

“Kami sangat keberatan dengan kegiatan tersebut, jika memang Anies Baswedan datang ke Kota Bogor ini untuk safari politik,” ujar dia.

Baca :  Prabowo Subianto Tetap Punya Peluang Besar di Pilpres 2024

Menurutnya, Anies Baswedan yang di gadang-gadang didukung oleh kelompok intoleran ini, dikuatirkan warga Bogor sendiri nantinya bisa terpecah belah.

“Kami ingin mereka ini, menjadi pemimpin yang sebenarnya, jangan menyuri start kampanye apalagi bisa menjadi pemecahan antara umat atau warga juga,” pungkas dia.