Tangis Haru Warnai Penutupan Dikmata Zeni TNI AD Gelombang I TA 2026

oleh -176 views

BOGOR (Lead.co.id) – Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Zeni Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat Gelombang I Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Lapangan Wira Yudha Pusdikzi, Jalan Jenderal Sudirman No.35, Kota Bogor, pada Jumat (22/5/2026).

Sebanyak 989 siswa dari berbagai daerah di Indonesia resmi menyelesaikan pendidikan dan mengikuti prosesi penutupan dengan penuh khidmat. Ratusan prajurit muda tersebut kini siap melanjutkan pendidikan kejuruan Zeni selama 1 bulan di Pusdikzi.

Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Pusat Zeni TNI Angkatan Darat (Wakapusziad) selaku Inspektur Upacara (Irup), serta dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Pusziad dan Distribusi B Pusdikzi Pusziad.

Baca :  Pangdam XVII/Cen : Tingkatkan Profesionalisme dan Tanggung Jawab Sebagai Prajurit AD

Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian pendidikan dasar keprajuritan bagi para siswa Tamtama Zeni yang telah menjalani pembinaan fisik, mental, disiplin, serta kemampuan dasar militer selama masa pendidikan.

Derap langkah para prajurit muda yang berdiri tegap di Lapangan Zeni menjadi simbol lahirnya generasi baru prajurit TNI AD yang siap mengabdi kepada bangsa dan negara. Selama pendidikan, para siswa ditempa dengan kedisiplinan tinggi, loyalitas, semangat juang serta nilai-nilai kemiliteran guna membentuk karakter prajurit yang tangguh, profesional dan bertanggung jawab.

Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penguatan pertahanan nasional, pendidikan Tamtama Zeni juga diharapkan mampu mendukung konsep pembentukan Batalyon TP atau Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan.

Baca :  Hari Penerangan TNI AD, Warga Pendam XVIII/Kasuari Ziarahi TMP

Batalyon TP merupakan satuan baru di lingkungan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat yang memadukan fungsi militer dengan peran aktif dalam pemberdayaan masyarakat. Pasukan ini tidak hanya dilatih untuk kemampuan tempur, tetapi juga dipersiapkan menjadi penggerak pembangunan serta penguatan ekonomi di berbagai daerah.

Di balik jalannya upacara yang berlangsung khidmat, suasana emosional tampak dari para orang tua siswa yang hadir menyaksikan putra mereka resmi menyandang status sebagai prajurit TNI AD dengan pangkat Prajurit 2. Tangis haru, pelukan keluarga, hingga ucapan syukur mewarnai momen penutupan pendidikan tersebut.

Baca :  TMMD ke-111 Sisir Pengobatan Gratis dari Rumah Ke Rumah

“Bangga sekali, semoga anak kami bisa menjadi prajurit yang disiplin dan membanggakan keluarga serta negara,” ujar salah satu orang tua siswa dengan mata berkaca-kaca.

Sementara itu, salah satu siswa mengaku bangga telah berhasil melewati seluruh proses pendidikan yang penuh tantangan dan pengorbanan.

“Kami siap menjalankan tugas dan mengabdi untuk bangsa serta negara,” ungkapnya dengan penuh semangat.

Momentum tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi para siswa yang kini resmi menjadi bagian dari garda pertahanan negara dan siap menjalankan pengabdian di berbagai wilayah Indonesia.