Tertunda hingga 2026, Warga Cakrayuda Khawatir Kondisi Jalan Rusak Parah Kian Memburuk

oleh -188 views

BOGOR (Lead.co.id) – Di tengah kondisi jalan rusak yang semakin memprihatinkan, warga Kampung Cakra Yuda Rt 05/Rw 06 Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor kini hanya bisa berharap adanya perhatian lebih dari pihak pemerintah.

Pasalnya, jalan utama di wilayah tersebut mengalami kerusakan cukup parah, bahkan sering kali menjadi penyebab anak-anak sekolah terjatuh saat berangkat maupun pulang. Padahal, akses jalan ini merupakan jalur vital yang menghubungkan antar dusun dan menjadi satu-satunya jalur menuju sekolah dan pasar.

Pihak desa sendiri telah memberikan penjelasan bahwa hingga saat ini anggaran perbaikan jalan belum juga turun. Rencana perbaikan baru akan dilakukan pada tahun 2026 mendatang. Namun, penundaan ini menimbulkan kekhawatiran warga, mengingat kondisi jalan yang terus memburuk seiring hujan dan aktivitas kendaraan yang padat.

Baca :  Desa Babakan Bagikan Beras kepada Warga Terdampak Covid -19

Sementara itu, warga berharap agar pemerintah daerah dapat meninjau ulang jadwal perbaikan demi keselamatan masyarakat sekitar.

Meski begitu, di tengah keterbatasan, masih ada sosok yang peduli terhadap kondisi tersebut, yakni Haji Ledy. Dia menjadi salah satu tokoh yang turut membantu memperbaiki jalan di kawasan tersebut.

Perbaikan sempat dilakukan, namun karena cuaca yang kurang mendukung dan sering turun hujan, hasilnya tidak maksimal. Beberapa bagian jalan terlihat retak kembali, menandakan perlunya penanganan lebih serius agar jalan bisa bertahan lama dan aman digunakan.

Baca :  Sempat Terisolir, Kini Warga Bogor Bisa Nikmati Jalan TMMD

Menurut keterangan warga bernama Yesi, Haji Ledy sendiri belum sempat terjun langsung melihat kondisi jalan hasil perbaikan tersebut. Namun, perhatian dan bantuan yang telah diberikan sudah sangat berarti bagi masyarakat.

Selain masalah infrastruktur, kawasan Cakra Yuda juga masih menghadapi tantangan dalam hal pendidikan. Dahulu tingkat pendidikan di wilayah ini tergolong rendah, namun seiring berjalannya waktu, kini semakin banyak anak anak yang melanjutkan sekolah ke jenjang lebih tinggi, meskipun perjuangan mereka masih harus melewati jalan yang rusak setiap hari.

Warga berharap agar pemerintah segera menindaklanjuti keluhan dan laporan yang telah disampaikan. Perbaikan jalan bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga keselamatan dan kemajuan desa itu sendiri.

Baca :  DPRD Jabar Sambangi Warga Bogor: Serap Aspirasi

Jika infrastruktur membaik, kegiatan ekonomi, pendidikan, dan sosial pun akan ikut berkembang. Semangat gotong royong warga menjadi bukti bahwa mereka siap bekerja sama, asalkan ada dukungan nyata dari pihak terkait.

Penulis: Rafli, Hasby (Mahasiswa Magang IUQI)