BOGOR (Lead.co.id) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor melakukan tes wawancara kepada 472 calon Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang telah lolos tes tertulis (CAT). Seleksi itu dilaksanakan di sekretariat KPU Kota Bogor, pada Rabu sampai Jumat, 18-20 Januari 2023.
“Setelah sebelumnya peserta lolos tes tertulis dengan CAT, maka selanjutnya para peserta calon anggota PPS bisa melanjutkan tahapan selanjutnya yaitu seleksi wawancara,” Kata ketua KPU Kota Bogor, Samsudin kepada awak media, pada Rabu (18/1/2022).
Dia menjelaskan, tes wawancara itu dilakukan untuk memilih penyelenggara pemilu di tingkat Kelurahan. Nantinya, akan dipilih tiga orang anggota PPS di setiap Kelurahan.
“Masing-masing tiga orang per kelurahan, jadi totalnya 204 orang,” tambah Samsudin.
Menurutnya, mereka yang akan menjadi PPS haruslah merupakan orang yang berintegritas sehingga masyarakat akan tinggi kepercayaannya kepada penyelenggara Pemilu.
Selain itu, PPS juga dituntut untuk memiliki kemampuan dan profesionalisme di bidang informasi teknologi dalam mengolah data Karena melakukan tugas untuk bisa menciptakan data pemilih yang berkualitas.
“Yang juga penting, Mereka yang terpilih akan menjadi kepanjangan tangan KPU di kelurahan, sehingga keleluasaan waktu harus menjadi perhatian sehingga mereka bisa menjalankan tugas dengan baik dan punya loyalitas yang tinggi untuk melaksanakan setiap tahapan yang diinstruksikan KPU,” ujarnya.
“Dengan terbentuknya penyelenggara pemilu di tingkat kecamatan (PPK) dan kelurahan (PPS) diharapkan mereka bisa melaksanakan tahapan pemilu ditiap tingkatan dengan optimal agar pelaksanaan Pemilihan Umum serentak tahun 2024 berjalan dengan sukses dan lancar,” tutup Samsudin.

