Site icon LEAD.co.id

The Jokowi Center Sebut Presiden Serius Dorong Energi Terbarukan

The Jokowi Center, Presiden Jokowi, Energi Terbarukan

JAKARTA (Lead.co.id) – Direktur Eksekutif The Jokowi Center, Teuku Neta Firdaus menyatakan bahwa, Presiden Jokowi serius mendorong energi baru terbarukan, termasuk mewujudkan kendaraan dan kompor induksi atau listrik. Pernyataan itu setelah diluncurkannya kendaraan listrik di SPBU MT Haryono, Jakarta, pada tanggal 22 Februari 2022.

“Hal ini sejalan dengan isu prioritas yang dibawa Pemerintah Indonesia dalam G20 Summit, salah satu terkait transisi energi yang berkelanjutan, menuju energi ramah lingkungan, tentunya akan menghemat belanja negara dari impor BBM dan LPG,” kata Neta dalam keterangan pers, pada Jumat (4/3/2022).

“Impor dan beban subsidi LPG terus meningkat setiap tahun. Secara bertahap subsidi itu harus segera dikurangi dan dialihkan ke pemakaian energi berbasis domestik, yaitu kompor induksi/listrik,” sambung dia.

Teuku Neta mengingatkan bahwa, Jokowi pada 16 November 2021 lalu, meminta PLN untuk segera melakukan langkah-langkah efektifitas konversi dari kompor LPG ke kompor induksi. Langkah itu sebagai upaya menekan penggunaan energi berbasis impor menuju optimalisasi energi dosmetik dari pasokan listrik yang berlimpah.

“Harusnya kompor masak dulu yang diprioritaskan, kendaraan bisa belakangan, karena setiap saat orang memasak, naik kendaraan belum tentu tiap hari,” pinta Teuku Neta.

Dia menyatakan bahwa, memasak dengan kompor LPG lebih mahal dibandingkan dengan kompor listrik/induksi, yaitu 1 Kg LPG setara dengan 7,18 Kwh, maka biaya memasak dengan LPG non subsidi sebesar Rp 13.500, sedangkan memasak dengan kompor induksi hanya Rp 10.387, terjadi penghematan sebesar Rp 3.113 /Kg LPG.

“Ironisnya sampai saat ini program konversi kompor LPG ke induksi belum ada aksi nyata, masih sebatas wacana di Kementerian ESDM. Keadaan tersebut mengindikasikan Kementerian ESDM tidak serius merespons arahan Presiden Jokowi,” tegas Neta.

 

Reporter: Jhonie
Editor: Aru Prayogi

Exit mobile version