Site icon LEAD.co.id

Tokoh Cianjur Minta Kemendikbud Tunda Rencana Pembelajaran Tatap Muka

FOTO. Harry M Sastrakusumah

LEAD.co.id | Rencana pembelajaran tatap muka yang di rencanakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI, dinilai sejumlah pihak belum dapat dilaksanakan. Pasalnya, uji coba pembelajaran secara langsung yang digelar beberapa Lembaga Pendidikan di daerah menunjukan peningkatan angka kasus Covid-19.

Harry M Sastrakusumah selaku tokoh Cianjur yang juga konsen di dunia Pendidikan ini menyampaikan, Pemerintah pusat dalam hal ini Kemendikbud RI belum dapat melangsukan pembelajaran tatap muka di awal tahun 2021 ini. Menurutnya, Sekolah dapat menjadi cluster baru penularan Covid-19.

“Sudah seharusnya Nadiem Makarim selaku Mendikbud untuk mengevaluasi rencana Pendidikan tatap muka dengan melihat peningkatan jumlah kasus postif Covid-19 saat ini,” sampainya (21/12/2020).

Harry juga mengatakan, vaksinasi Covid-19 seharusnya mencapai minimal 50% dan guru termasuk di dalamnya.

“Seharusnya, sebelum berencana membuka kembali sekolah secara langsung, vaksinasi sudah berjalan terlebih dahulu. Sehingga akan ada rasa aman bagi siswa Ketika melakukan pembelajaran tatap muka,” tambahnya.

Lebih jauh, Harry meminta Mendikbud untuk tidak melemparkan persoalan baru yang kemudian diselesaikan oleh daerah, seperti halnya pembelajaran langsung ditengah pandemi.

“Mendikbud jangan hanya membuat wacana dan kemudian melemparkan bola panas kepada daerah, karena semua berperan dalam memutus mata rantai penularan Covid-19. Sudah seharusnya pusat pun mengeluarkan kebijakan yang tidak pas dikondisi sekarang,

Kontributor : Ricky
Editor : Aru Prayogi

 

Exit mobile version