BOGOR (Lead.co.id) – YPLP PGRI telah melaksanakan Porseni di Tingkat Wilayah Selatan (Gugus VI) dengan melibatkan 9 sekolah setingkat SMP, SMP PGRI 1 Ciawi, Jalan Veteran III Banjarwangi, Kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor, pada Senin (24/10/2022).
Dalam sambutan pembukaan, Ketua Panitia, Ahmad Yani menyampaikan bahwa, selama dua tahun ini tidak bisa melaksanakan Porseni dua tahunan karena Covid 19. Sehingga, kegiatan baru bisa dilaksanakan di tahun 2022.
Dalam kegiatan itu terdapat banyak kategori olahraga, Senin dan akademis. Untuk itu, dia mengajak kepada khususnya para siswa sekolah PGRI untuk bisa menunjukkan kemampuan.
“Silahkan berjuang di bidang stori telling, basa sunda, solo vokal, band akustik dan olah raga seperti futsal, badminton, basket, bola volli, dan lainnya,” ungkap Ahmad Yani, pada Senin (24/10/2022).
Perwakilan dari YPLP PGRI Kabupaten Bogor, H Adim Herdiana mengatakan, kegiatan itu bertujuan untuk mewadahi aktifitas prestatif bagi 43 SMP, 4 SMA dan 7 SMK sebagai binaan YPLP PGRI.
Adapun SMP PGRI dibagi menjadi dibagi 6 Gugus (Cigombong, Cijeruk, Ciawi Cisarua masuk ke dalam Gugus VI). Adim berharap, usai kegiatan Porseni itu akan muncul banyak mutiara yang berprestasi.
Sebelum menutup sambutannya, dia mengumandangkan Yel-yel kemudian diikuti oleh seluruh delegasi Porseni wilayah selatan atau gugus VI dengan semangat, “Prestasi, yes! disiplin oke! tawuran no!”
Unjuk Karya Seni
Dalam upacara pembukaan kali ini, di sela rangkaian acara ditampilkan beberapa bentuk kesenian yang turut memeriahkan acara Porseni PGRI Gugus VI dengan penampilan Marching Band, Tari Merak dan Tari Dayak dari SMP PGRI 1 Ciawi.
Salah satu panitia sekaligus pembimbing peserta dari SMP PGRI Palasari, Ahmad Hikmatullah yang adalah juga menjabat sebagai Kepala Sekolah.
Pak Iik, biasa dia disapa, menyampaikan rasa senang, kebanggaan dan dukungan bagi kegiatan Porseni ini. Dirinya berharap, tujuan membina prestasi siswa di segala bidang baik akademis dan non akademis akan terus berlanjut dengan peningkatan kualitas dan kuantitas.
Selain itu, dia juga berharap agar kegiatan tersebut bisa dilaksanakan hingga ke jenjang tertinggi seperti kabupaten, provinsi hingga tingkat nasional. Dengan begitu, eksistensi PGRI sebagai lembaga pendidikan akan lebih eksis dan diakui.
Diakhiri dengan doa, kegiatan Porseni pun dimulai dengan masing-masing delegasi 9 Sekolah PGRI wilayah selatan mengikuti lomba sesuai dengan bidang lombanya masing-masing.





