Warga Awabutu Paniai Tolak Nama Kampung Pancasila

oleh -503 views

PANIAI (Lead.co.id) – Warga menyatakan menolak perubahan nama kampung Awabutu menjadi Kampung Pancasila. Penolakan itu disuarakan oleh ALIE, organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Paniai, pada Rabu (7/9/2022).

Perubahan nama tersebut dilakukan oleh Bupati Paniai, Meki Nawipa saat mengunjungi kampung Awabutu. Dalam kunjungan itu, Bupati didampingi oleh Dandim 1703 Deiyai, Danramil Paniai, Kepala Suku Umum Paniai, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, dan Tokoh Perempuan.

Bupati Nawipa dalam kesempatan itu meresmikan nama baru bagi kampung Awabutu, yakni Kampung Pancasila. Tetapi perubahan nama itu ditolak oleh penduduk Kampung Awabutu.

Baca :  Intelektual Paniai Minta Batalkan Pelantikan 216 Kepala Kampung

Dalam pernyataannya, Ketua ALIE, Hosea Yumai menilai, proses perubahan nama tersebut dilakukan dengan cara tidak demokratis. Pasalnya, penduduk kampung tidak tahu soal perubahan itu.

“Perubahan nama itu tidak demokratis karena rakyat tidak dilibatkan, bahkan tidak tahu soal kunjungan dan soal perubahan nama,” kata Hosea Yumai.

Dia juga menegaskan bahwa, masyarakat kampung Awabutu menolak perubahan nama kampung karena lebih menginginkan nama asli daripada nama yang baru.

“Rakyat ingin nama kampungnya tetap Awabutu. Rakyat di Awabutu menolak nama kampungnya menjadi Kampung Pancasila,” tegas Yumai.

Baca :  BUMDesa di Kabupaten Paniai Ajukan Rekening untuk 216 Kampung

Terkait dengan kebijakan Bupati Paniai dalam perubahan nama kampung Awabutu menjadi Kampung Pancasila, ALIE mengeluarkan lima butir pernyataan sikap sebagai berikut.

Pertama, rakyat kampung Awabutu dengan tegas menolak perubahan nama Kampung Awabutu menjadi Kampung Pancasila.

Kedua, rakyat minta kepada Pemerintah Daerah Paniai, Dandim, Danramil, seluruh Forkopimda Kabupaten Paniai, segera mencabut kembali upaya mereka mengubah nama Kampung Awabutu.

Ketiga, mendesak seluruh elemen yang terlibat dalam kebijakan sepihak Bupati Paniai mengubah nama Kampung Awabutu agar segera mengklarifikasi keterlibatannya.

Empat, secara administratif pun, Pemerintah Kabupaten Paniai harus memakai nama asli, Kampung Awabutu.

Baca :  Mahasiswa Asal Paniai Pertanyakan Dana Akhir Studi

Lima, bila empat tuntutan di atas tidak didengar, maka rakyat Paniai akan turun ke jalan dan berdemonstrasi damai untuk menyampaikan kembali kehendak rakyat.