BOGOR (Lead.co.id) – Seorang Warga bernama Saimin Sumanto mengalami luka di bagian hidung dan pelipis mata, sedangkan anaknya mengalami luka lebam akibat dikeroyok oleh puluhan orang di Gang Agus Tailor, Kelurahan Harjasari, Kecamatan Bogor Selatan, pada Senin (24/4/2023).
Kejadian bermula ketika pada Senin malam kemarin, seorang warga Nias sedang mengadakan pesta di lokasi yang tidak jauh dengan rumah korban. Karena tidak terima ditegur akibat terjadi keributan dengan warga, mereka langsung mengamuk dan menyerang warga.
“Awalnya terjadi kejadian keributan antara warga pribumi dan warga Nias,” kata Azhar, anak korban kepada Lead.co.id, pada Selasa (25/4/2023).
Menurut dia, kejadian yang cepat, bahkan warga yang berada disini juga mengalami pemukulan, bukan hanya itu, warga nias juga masuk kedalam rumah, dan mengejar adiknya dan ibu bayi.
“Bapak saya sedang mengendang bayi, langsung dipukul habis-habisan sama warga Nias, waktu kejadian, memang warga Nias sedang pesta miras,” ujar dia.
“Sangat disayangkan, ketika saya coba untuk folowup mengenai pelaku yang sudah diamankan, tetapi dari kepolisian Polsek Bogor Selatan, malah membebaskan satu pelaku, dengan alasan tidak kuat bukti, justru disitu sudah jelas banyak korban yang kena pukul, dan ada rekaman dari warga,” imbuh dia.
Sementara itu, kejadian ini, Ketua RT 01 langsung mendatangi warganya, dan mencoba untuk merelasi menjadi tersebut.
“Saya RT disini, mohon tenang dulu, kita bicarakan baik-baik, tetapi saya mendapatkan bogem dan saya juga langsung jatuh,” kata Safei, Ketua RT 01.
Atas kejadian ini, para korban sudah melakukan visum, dan membuat laporan kepada pihak kepolisian. Para korban juga berharap para pelaku bisa ditangkap, dan diadili sesuai dengan hukum yang ada di Indonesia.





