Site icon LEAD.co.id

Warga Protes Jalan Rusak di Ciampea, Minta Segera Dibangun

Protes di Ciampea, Jalan Rusak, Jalan di Ciampea, Pembangunan Jalan

AMM melakikan aksi protes terkait jalan rusak di Ciampea, pada Selasa, 10 Mei 2022 [File: Juna/ Kobrapost Online]

BOGOR (Lead.co.id) – Warga yang mengatas-namakan Aliansi Masyarakat Menggugat (AMM) menggelar demonstrasi hingga melakukan mancing di jalan berlobang di Ciampea Kabupaten Bogor, pada Selasa (10/5/2022).

Aksi itu dilakukan untuk memprotes jalan yang rusak parah dan berlubang di pertigaan Warung Borong hingga perbatasan Ciampea – Rancabungur. Jalan rusak tersebut dibiarkan saja dalam jangka waktu yang lama.

Kemas Firman Hidayat, koordinator aksi mengatakan, kerusakan jalan tersebut sepanjang tiga kilo meter (Km). Karena itu, pihaknya menuntut pemerintah agar ada percepatan pembangunan.

“Kita meminta bulan ini sudah ada pembangunan. Jalan ini sempat rusak pada tahun 2010 meski tidak separah sekarang. Dari pihak terkait hanya menambal saja,” ungkap Firman seperti dikuti Kobrapost Online.

Pada tahun 2019, sempat ada wacana jalan tersebut akan dibangunan. Namun anggarannya dialihkan untuk penanganan Covid-19. Selanjutnya pada 2021, anggaran hanya sampai satu Km lalu diundur ke tahun 2022. Namun pada sampai saat ini belum juga terealisasi.

Firman menjelaskan, aksi warga turun ke jalan itu untuk meminta Pemerintah Kabupaten Bogor agar membangun jalan itu segera mungkin. Selain itu, dia mengaku mengetahui bahwa sudah ada tender untuk perbaikan jalan tersebut.

“Kalau sudah ada tendernya harus nunggu apa lagi dan pemenang tender itu CV Putra Zia, mungkin saja kalau hari ini tidak ada aksi bakal ngaret lagi ke bulan bulan berikutnya,” terangnya.

Menurut dia, warga merasa resah akan kondisi jalan yang cukup rusak bahkan hingga banyak menimbulkan kecelakaan. Dimulai kendaraan roda empat, pengangkut sawit, hingga sepeda motor sering terjatuh.

“jalan ini sudah banyak memakan korban, dengan kondisi jalan berbatuan sampai adanya lumpur yang menyebabkan kecelakaan dan pemerintah hanya diam saja,” tutupnya

Exit mobile version