Adria, Aktivis Perempuan yang Siap Ramaikan Pilkades Ciampea

0
Adria, Aktivis Perempuan, Pilkkades, Ciampea,
Adria, Aktivis Perempuan asal Bogor

LEAD.co.id | ​Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak putaran kedua di kabupaten Bogor akan dilaksanakan pada bulan Desember 2020. Tampak bermunculan bakal calon (Balon) yang akan mengikuti kontestasi pesta ‘Demokrasi Desa’ itu.

Adria, seorang aktivis perempuan ini akan meramaikan kontestasi Pilkades Desa Ciampea, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. Perempuan yang cukup lantang mengkritisi pemerintah dalam hal kesehatan tersebut menyatakan dirinya siap untuk meramaikan Balon Pilkades di Desa Ciampea.

“Insyaallah, kalau keluarga dan orang tua memberikan dukungan, saya siap untuk maju” tegas perempuan yang biasa dipanggil Teh Nenk kepada awak media, Senin (8/6/2020).

Baca :  Peduli, Kapolsek Ciampea Bantu Korban Puting Beliung

Menurutnya, saat ini, banyak sekali persoalan yang dihadapi oleh masyarakat Ciampea, Salah satunya yaitu kesehatan. “Bagaimana Desa mau maju kalau kesadaran masyarakatnya untuk sehat saja kurang,” papar Adria.

Saat ditanya terkait Visi untuk meramaikan Pilkades, Adria mengatakan menjadikan Desa Ciampea yang maju, bersih, sehat, dan mandiri.

Dia juga meyakini, masyarakat Ciampea bisa jauh lebih baik kalau pimpinannya bisa melakukan pendekatan secara persuasif dan menyampaikan serta mengajak masyarakat untuk belajar pola hidup yang sehat.

Kedepannya, lanjut Adria, usaha usaha rumahan milik masyarakat Ciampea ini harus di kembangkan lagi, jangan sampai kearifan lokal tersebut punah di telan zaman. Untuk hal ini, kedepan dia berencana memberikan bantuan modal melalui Bumdes (Badan Usaha Milik Desa) dan membuat Koperasi agar kegiatan usaha masyarakat bisa jauh lebih dikenal masyarakat luar.

Baca :  Peduli, Kapolsek Ciampea Bantu Korban Puting Beliung

“Dari dulu, masyarakat di Desa Ciampea memiliki ikon yaitu emping jengkol,” tambah dia.

Ditanya masalah modal untuk maju dalam Pilkades 2020, perempuan yang di kenal tegas dan tak pernah kenal kompromi ini mengatakan, modal saya hanya doa. “Doa dari ibu dan suami tercinta serta dukungan dari masyarakat desa Ciampea yang memiliki keinginan untuk maju,” terangnya.

“Saba Lembur, Saba Dulur, Saba Batur, akan menjadi jargon kita,” papar dia lagi.

Karenanya, kata Adria, dengan ‘Saba Lembur’ (datangi kampung) kita bisa mengetahui persoalan-persoalan yang dihadapi oleh masyarakat. Dengan ‘Saba Dulur’ kita bisa melihat dan mendengar masalah yang dihadapi oleh masyarakat, dan ‘Saba Batur’, ingin menjadikan Ciampea itu sebagai Desa yang memiliki rasa dan nilai persaudaraan yang sangat tinggi.

Baca :  Peduli, Kapolsek Ciampea Bantu Korban Puting Beliung

“Tidak ada orang lain di Desa Ciampea, semuanya keluarga. Keluarga Besar Desa Ciampea,” pungkas Adria.

Reporter: Jhonie
Editor: Aru Prayogi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here