LEAD.co.id | Pengasuh Pesantren dan Santri yang tergabung dalam Aliansi Pondok Pesantren se-Kota Bogor akan melaksanakan kegiatan “Ngaji Deradikalisasi” sebagai antisipasi mewabahnya paham radikal yang dapat merusak persatuan dan kesatuan.
“Program deradikalisasi ini dilaksanakan dalam rangka memberikan pemahaman mengenai ideologi Pancasila dan paham radikal,” ungkap M. Fahmi Fauzan Ihsan, Ketua Aliansi Ponpes se-Kota Bogor saat ditemui tim Lead.co.id, pada Minggu (25/4/2021).
Rencananya, kegiatan Ngaji Deradikalisasi akan dilaksanakan pada Sabtu, 1 Mei 2021, bertempat di Pesantren Sirojul Huda. Selain pengajian dan pemaparan program, juga akan dilaksanakan santunan anak yatim, FGD (Forum Grup Discussion) oleg para Tokoh Agama, dan deklarasi penolakan paham radikal di lingkungan Pesantren.
“Deklarasi ini merupakan bentuk dukungan dan komitmen pesantren sebagai kekuatan civil society kepada negara untuk terus memelihara dan memperkuat tegaknya nilai-nilai Pancasila, pelaksanaan UUD 1945, serta terwujudnya Bhinneka Tunggal Ika dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” pungkas Fahmi.
Reporter: Yudi Setiawan
Editor: Aru Prayogi





