SUMENEP (LEAD.co.id) – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas sebagai penjaga di SMPN 2 Ra’as, Desa Jungkat Kecamatan Ra’as, Kabupaten Sumenep diduga mangkir dari tugasnya selama berbulan-bulan.
Hal tersebut disampaikan SW, salah seorang warga yang rumahnya tidak jauh dengan sekolah SMPN 2 Ra’as, berinisial M sering melakukan aksi bolos kerja untuk pergi ketempat keluarganya di Bali.
Menurutnya, M yang merupakan penjaga sekolah tersebut sering tidak masuk kerja saat jam kerja, dan ini sudah berlangsung selama bertahun-tahun. Bahkan, lebih lanjut, M juga sering menggunakan jasa kerabatnya untuk menggantikan sebagai penjaga sekolah di tempatnya berdinas.
“Kalau pas waktu pulang ke Bali, ya sudah ada yang menggantikan tugasnya, anak dan istrinya tinggal di Bali, terkadang berbulan-bulan disana,” ujarnya.
Terpisah, Kepala Sekolah SMPN 2, RB. Roeska Pandji Adinda membenarkan adanya informasi tersebut, namun dirinya membantah jika yang bersangkutan sampai berbulan-bulan meninggalkan tugas.
“Iya memang anak dan istrinya semua berada di Bali, anaknya sekolah disana, sebelum saya bertugas di Ra’as memang sudah di Bali,” sampainya.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Saidi mengatakan, pihaknya akan segera menindaklanjuti kejadian tersebut.
Selain itu, Saidi juga mengucapakan terimakasih kepada masyarakat dan awak media karena sudah memberikan informasi. Sebab dirinya mengaku selama ini belum pernah ada laporan masuk terkait hal tersebut.
“Mestinya kan sudah ada laporan dari kepala sekolah, kalau kami tidak menerima laporan dari kepala sekolah kan tidak tahu. Karena sudah ada informasi maka saya akan mencoba memanggil, ini tidak boleh dibiarkan harus ditindaklanjuti dan jangan disembunyikan kasus-kasus seperti ini, akan kami buat BAP secara prosedural,” tutupnya.
Dalam Permendiknas ber-nomor 24 Tahun 2008, menyebutkan bahwa setiap sekolah diwajibkan mempunyai penjaga sekolah. Penjaga sekolah bertugas menjaga keamanan sekolah dan lingkungan agar tercipta suasana aman, tertib, nyaman, dan berwibawa.
Kontributor : Haqi
Editor : Aru Prayogi





